IA Tewas Dikeroyok Usai Bagikan Takjil, Keluarga: Nyawa Bayar Nyawa!

Kelompok yang melakukan penghadangan itu berpakaian atribut SMK swasta di Kota Sukabumi.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 10 Mei 2021 | 16:20 WIB
IA Tewas Dikeroyok Usai Bagikan Takjil, Keluarga: Nyawa Bayar Nyawa!
Ilustrasi pengeroyokan. [ANTARA]

SuaraJabar.id - Keluarga IA (20), seorang pemuda yang tewas dikeroyok orang tak dikenal usai membagikan takjil di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi meradang. Mereka mendesak polisi untuk mengusut tuntas kasus yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya.

Sebelumnya, IA (20 tahun), seorang alumni SMK swasta di Kota Sukabumi tewas usai menjadi korban pengeroyokan. Peristiwa tragis yang dialami korban itu terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, usai bagi takjil, Minggu (9/5/2021).

Dari keterangan yang dihimpun, korban bersama temannya sesama alumni sebuah SMK swasta di Kota Sukabumi ikut dalam kegiatan berbagi Takjil di daerah Cibaraja, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di depan Dealer Isuzu, Sabtu petang itu.

Sesudah kegiatan tersebut korban bersama dengan yang lainnya melakukan aksi konvoi sepeda motor menuju arah Jalan Lingkar Selatan, sesampainya di putaran Jalan Lingkar Selatan tepatnya di depan Rumah Makan Kariam II, Kota Sukabumi, korban bersama teman-temannya dihadang oleh sekelompok orang sehingga korban bersama dengan saksi terjatuh dari sepeda motor.

Baca Juga:Bukannya Lapor, Pria Ini Malah Update Facebook saat Sakit Usai Divaksin

Kelompok yang melakukan penghadangan itu berpakaian atribut SMK swasta di Kota Sukabumi.

"Diusut secepatnya biar [pelaku] cepat-cepat [ditangkap], bila perlu nyawa bayar nyawa. Keponakan saya tidak salah apa-apa. Salahnya apa sampai dibacok segala," ujar Siti Nurasiah (38 tahun), bibi korban, Senin (10/5/2021).

Siti menyatakan, sebelum kejadian, korban izin kepada ibunya untuk pergi ngabuburit dan mau buka bersama. Tapi pada pukul 19.00 WIB, ada yang menghubungi keluarganya bahwa korban mengalami kecelakaan namun tak diberi tahu kecelakaan apa.

Dari sana diketahui bahwa Korban ikut dalam acara pembagian Takjil di daerah Cibaraja, Kabupaten Sukabumi bersama para alumni salah satu SMK.

Siti menyatakan, bahwa Korban bukan alumni dari SMK yang melakukan pembagian Takjil itu. Menurut Siti. Korban hanya mengantar temannya itu yang merupakan alumni SMK itu. Korban pernah sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Sukabumi namun tak dilanjutkan.

Baca Juga:Pria Dilarang Mudik karena Pindah Agama, Perempuan Mual Temukan Ini

Siti membenarkan ketika selesai melakukan pembagian takjil, Korban dan temannya yang alumni SMK itu konvoi ke Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi dihadang oleh alumni dari SMK lain.

"Dalam konvoi itu keponakan saya itu paling terakhir dihadang dikeroyok sampai jatuh, dibacok," tutur Siti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak