Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan mengatakan, satu tahanan atas nama Riko Hartanto (50) ditemukan dalam kondisi tertelungkup. Rekan-rekan sesama tahanan yang lainnya kemudian menginformasikan ke petugas jaga.
"Setelah dicek, kondisi tubuhnya sudah dingin dan sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan. Detak nadinya juga sudah tidak ada, sehingga dibawa ke rumah sakit untuk memastikan penyebab kematiannya," ujar Doni.
Ia menuturkan, tahanan tersebut sudah berada di ruang tahanan Mapolsek Indihiang sejak 2 April 2021 dengan kasus penggelapan kendaraan bermotor dan sudah pada proses pelimpahan tinggal menunggu P21 dari kejaksaan.
"Berdasarkan keterangan dari anggota jaga dan rekan sesama tahanan, bahwa yang bersangkutan tersebut tidak memiliki tanda-tanda sakit, karena setiap hari petugas selalu menjaga kondisi kesehatan para tahanan," ucapnya.
Baca Juga:Ukurannya Segede Gaban, Pisang Khas Galunggung Ini Punya Segudang Khasiat
"Dari hasil visum luar sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau benda tumpul lainnya," tambah Doni.
Ia menyebut, pada tubuh korban ada tanda-tanda lebab mayat pada tangan kanan korban yang diduga akibat serangan jantung. Namun, pada hasil rapid tes yang dilakukan terhadap jenazah tahanan tersebut, yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kemungkinan besar serangan jantung, tapi itu perlu dibuktikan dengan pemeriksaan dalam atau dengan autopsi," kata dia.