Dikatakannya, lebih dari Rp 100 juta untuk mmenuat jembatan gantung berlandaskan kayu itu. Ia dan warga sengaja membuat lantai jembatan dari kayu agar lebih mudah diperbaiki jika ada kerusakan.
"Sisa kebutuhan dananya saya masih berpikir nih. Nyolek pemerintah kan susah," ucapnya.
David melanjutkan, keberadaan Jembatan Singayana tersebut akan sangat vital bagi warga di dua desa. Khususnya untuk akses ekonomi. Sebab, jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk mengangkut hasil bumi antar dua desa itu.
"Belum lagi akses pendidikan. Kalau sudah selesai transportasi motor bisa menghemat gak harus muter," tukasnya.
Baca Juga:Viral Poster "Save Golkar", Rumah Tangga Partai Berlambang Beringin Retak?
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki