alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petani di Pangandaran Dapat Untung Miliaran Rupiah, Begini Ceritanya

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 16 Juni 2021 | 16:07 WIB

Petani di Pangandaran Dapat Untung Miliaran Rupiah, Begini Ceritanya
Porang yang dipanen di kebun H Surman di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. [Foto: Entang/Harapan Rakyat]

Sekali panen porang jenis ubi, ia bisa mendapatkan keuntungan hingga milyaran rupiah.

SuaraJabar.id - Surman, seorang petani di Pangandaran kini tengah berbahagia. Kerja kerasnya selama 9 bulan menanam porang kini berbuah manis.

di lahan seluas 1,8 miliknya di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Surman menanam porang jenis katak dan ubi.

Dari panen porang jenis katak, ia telah mengantongi untung sebesar Rp 200 juta. Jika porang jenis ubinya panen, Surman bisa dengan mudah meraih miliaran Rupiah.

“Baru mencoba menanam porang di lahan sendiri seluas 1,8 hektar. Ada dua jenis porang yang ditanam di sini, yaitu porang ubi dan porang katak,” jelas Surman baru-baru ini.

Baca Juga: Solusi Pulihkan Industri Pangan dan Kehidupan Petani Pasca-Corona

Menurut Surman, ia menanam porang sejak awal Oktober 2020. Setelah 9 bulan merawat porang yang ia tanam, akhirnya masa panen pun tiba.

“Masa panen bukan hanya di Kabupaten Pangandaran, tapi saat ini memang di tanah air sedang musim panen porang. Seperti di Kalimantan dan Sulawesi,” katanya.

Surman menuturkan, porang jenis katak yang ditanamnya ada yang beratnya sampai tiga kilogram. Namun tak sedikit juga porang yang ukurannya kecil hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.

“Untuk biaya perawatan sampai biaya pegawai, sudah terganti dari hasil panen porang jenis katak saja,” lanjutnya.

Surman yang baru pertama kali panen porang ini mendapatkan 8 ton porang jenis katak. Sementara bibitnya saat awal menanam tanaman porang jenis katak hanya 2,5 kuintal.

Baca Juga: Harga Kelapa Sawit Naik, Petani di Mesuji Semangat Tingkatkan Produksi

“Harganya itu per kilogramnya mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu,” jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait