BEM FISIP Unpad Nyatakan Berdiri Bersama Presiden Jokowi, Tapi Ujungnya Nyesek

BEM FISIP Unpad juga mengunggah beberapa slide foto. Slide pertama menampilkan bentuk dukungan ke Presiden Jokowi.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:33 WIB
BEM FISIP Unpad Nyatakan Berdiri Bersama Presiden Jokowi, Tapi Ujungnya Nyesek
BEM FISIP Unpad Kritik Presiden Jokowi. (Instagram/@bemfisipunpad)

Pandemi Covid-19 sudah hampir menjangkiti Indonesia selama 15 tahun dan hingga kini belum ada tanda bahwa pandemi akan segera berakhir. Malahan, selama 1,5 tahun ini penanganan pandemi dapat dikatakan carut marut.

Angka penularan dan kematian akibat Covid-19 semakin tinggi. Namun, kebijakan pemerintah dan DPR bukannya fokus menangani pandemi justru mengeluarkan kebijakan kontroversial yang seolah memanfaatkan momentum pandemi, seperti UU Minerba, UU Cipta Kerja, sampai wacara presiden 3 periode.

5. Kursi Pejabat Publik Hingga Komisaris BUMN untuk Semua Keluarga dan Rekan Dekat

Sistem pemerintahan demokrasi memungkinkan siapa saja untuk menduduki posisi pejabat publik. Namun hanya di rezim Jokowi, dimana seorang anak dan menantu Presiden menduduki Walikota di waktu bersamaan.

Baca Juga:Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya

Selain itu, posisi Komisaris BUMN juga diobral kepada seluruh simpatisan, pendukung, bahkan pengkritik rezim sehingga Komisaris BUMN seolah hanya balas budi atau upaya untuk mendiamkan pengkritik rezim.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak