Sebelumnya diberitakan, Ayu Ting Ting dan putrinya jadi korban perundungan alias bullying seorang warganet berinisial KD. Belakangan diketahui haters tersebut barasal dari Bojonegoro, Jawa Timur.
Orang tua Ayu Ting Ting kemudian mendatangi rumah haters tersebut. Namun KD tak ada di rumah karena sedang bekerja di Singapura sebagai buruh migran.
KD tak ada, keluarga Ayu Ting Ting malah meluapkan kekesalan mereka pada keluarga KD yang ada di rumah. Ibu Ayu Ting Ting, Umi Kulsum bahkan menginginkan orang tua KD untuk ditahan sebagai jaminan agar KD bisa pulang ke Indonesia.
Warganet menganggap aksi 'melabarak' rumah orang tua haters terlalu berlebihan dan arogan.
Baca Juga:Ungkap Alasan Bela Penghina Anak Ayu Ting Ting, Anggota DPRD Dibully
Aksi tersebut juga disorot Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi.
![Momen ortu Ayu Ting Ting datangi rumah hater. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/30/86038-momen-ortu-ayu-ting-ting-datangi-rumah-hater.jpg)
Sebelumnya, Fauzan Fuadi menjelaskan kenapa dia membela keluarga Kartika Damayanti alias KD, penghina keluarga Ayu Ting Ting. Pembelaannya itu cuma ingin membantu warga yang merupakan konstituennya.
"Saya hanya berusaha membantu konstituen. Tidak bermaksud pansos atau lainnya. Saya tidak ingin jadi artis. Tidak ingin jadi Gubernur atau Presiden. Jadi, buat apa pansos?" kata Fauzan dilansir dari NU Online Jatim, Jumat (6/8/2021).
Fauzan menegaskan sikapnya tersebut bukan karena mau ikut campur urusan orang lain. Dia menilai pembelaannya wajar dan sah.
Dia berdalih, tindakan orangtua Ayu Ting Ting berlebihan dengan unggah foto KD dan keluarga di media sosial.
Baca Juga:Dituduh Lecehkan Pembantu saat Bela Ayu Ting Ting, Begini Reaksi Ivan Gunawan
"Fans ATT ada yang bilang saya ikut campur urusan orang lain. Justru sejak ortu ATT memposting foto orangtua KD dan anaknya yang yatim itu di sosmed, maka kasus ini sudah menjadi ranah publik," ujarnya.