Lama Terbengkalai, Sumur Bor Peninggalan Belanda Ini Dipercaya Masih Punya Tuah

Sumur bor peninggalan Belanda itu sempat jadi andalan sumber air warga karena tak pernah kering meski musim kemarau.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:06 WIB
Lama Terbengkalai, Sumur Bor Peninggalan Belanda Ini Dipercaya Masih Punya Tuah
Sumur bor peninggalan Belanda di Kota Cimahi. Sumur ini dibangun pada tahun 1916 dan dipercaya masih bisa digunakan jika diperbaiki. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

"Keperluan terrain (lapangan) ini selain terjun payung juga untuk lapangan acara. Latihan tembaknya di Gunung Bohong," ucap Machmud.

Sebagi penunjang terrain itu, kemudian dibuatlah sumur bor untuk pemenuhan air.

Menurut Machmud, besar kemungkinan ketika itu pemerintah Hindia-Belanda sudah dipimpim Gubernur Johannes Benedictus van Heutsz.

Ketika itu gubernur yang ditunjuk Kerajaan Belanda itu sempat datang ke Cimahi untuk melakukan sidak pasukan militer.
Gelar pasukannya pun dilaksanakan di Lapangan Sriwijaya dan para menakutkan Cimahi kalau itu ikut menyambutnya.

Baca Juga:Pengusaha Sebut Hal Mengerikan Ini akan Terjadi jika PPKM Level 4 Diperpanjang

"Fungsi utamanya untuk memenuhi kebutuhan tentara Belanda yang latihan di situ. Tapi kemudian memang juga dipakai untuk warga sekitar," ujarnya.

Machmud masih ingat betul sumur bor tersebut pernah berfungsi dengan baik. Sumber air tersebut kerap dimanfaatkan warga hingga rela antre. Airnya tak pernah surut meski saat kemarau.

Kemungkinan tahun 2000-an, sumur bor tersebut tak digunakan lagi sebab tidak berfungsi lantaran ada komponen yang rusak dan tidak diperbaiki lagi. Pintu yang terbuat dari kayu jati itupun ditutup rapat menggunakan gembok.

"Kalau diperbaiki itu pasti airnya masih banyak. Karena Belanda memiliki keahlian menentukan titik sumber air," tukas Machmud.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga:Warga Kampung Adat Cireundeu Tetap Jaga Tradisi di Tengah Pandemi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak