Tiga Tahun Hilang, Warga Pantai Ujung Genteng Kini Bisa Kembali Berburu Rebon

"Saat ini kondisi mulai normal, kemunculan rebon biasanya pananda kemarau. Ya biasanya dulu kalau muncul rebon akan kemarau," jelas warga.

Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 21 Agustus 2021 | 09:00 WIB
Tiga Tahun Hilang, Warga Pantai Ujung Genteng Kini Bisa Kembali Berburu Rebon
Rebon (udang kecil) hasil tangkapan warga pesisir Ujung Genteng Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Warga di sekitar Pantai Ujung Genteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kini tengah berbahagia. Pasalnya, mereka dapat kembali menemukan rebon atau udang kecil setelah menghilang selama tiga tahun.

Asep (46) warga Kampung Cipaku RT 06/02 Desa Ujung Genteng mengatakan, warga berbondong-bondong berburu rebon di Pantai Ujung Genteng sejak 4 hari lalu.

Ini kata dia, adalah kedatangan kembali rebon ke pesisir Ujung Genteng setelah 3 tahun menghilang.

"Baru muncul 4 hari ini. Setelah hampir 3 tahun tidak ada," kata Asep, Jumat (20/8/2021) dikutip dari Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com.

Baca Juga:Napi Bertato Menjerit saat Disuntik Vaksin Covid-19

Menurut Asep, dari kebiasan masa sebelumnya kemunculan rebon terkait dengan cuaca. Beberapa pekan terakhir, pesisir selatan Sukabumi dilanda hujan angin serta gelombang tinggi.

"Saat ini kondisi mulai normal, kemunculan rebon biasanya pananda kemarau. Ya biasanya dulu kalau muncul rebon akan kemarau," jelasnya.

Sejak 4 hari terakhir warga pesisir mulai melihat kemunculan rebon di pantai dan makin banyak dalam dua hari ini.

Warga menyiapkan peralatan tradisional untuk menangkap rebon dari gulungan ombak yang menerjang daratan.

"Biasanya kita gunakan waring atau jala lobang kecil, sepanjang 4 meter, ujungnya pakai batang bambu dan dipegang oleh dua orang," terang Asep.

Baca Juga:Gara-gara Behel Gigi, Anak Semata Wayang Tega Pukul Ibunya Sendiri

Rekannya sesama pemburu Rebon, Ayep (39 tahun) warga Desa Cikangkung menambahkan bahwa dalam dua hari terakhir sudah mendapatkan 10 kilogram udang kecil dari pesisir Ujung Genteng.

"Sekali mengangkat dapat sekitar 10 kilogram. Selain dikonsumsi juga dijual dengan harga Rp.15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram," tuturnya.

"Kami mulai berburu dari pagi, siang hingga sore hari. rebon tersebut berada di kulit air dari deburan ombak. Lumayan karena kemarin sudah melaut karena gelombang tinggi," jelas Ayep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak