Sekolah Tatap Muka di Kota Cimahi Diizinkan, Catat Tanggalnya

Untuk surat edarannya, kata Harjono, pihaknya akan menunggu kelanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang akan berakhir hari ini.

Andi Ahmad S
Senin, 30 Agustus 2021 | 16:35 WIB
Sekolah Tatap Muka di Kota Cimahi Diizinkan, Catat Tanggalnya
Siswa yang bertugas sebagai satgas protokol kesehatan sekolah memeriksa suhu siswa yang hendak mengikuti kegiatan belajar mengajar saat pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan penerapan kapasitas siswa masuk kelas sebanyak 25 persen di UPT SMPN 1 Kanigoro Blitar, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/Irfan Anshor

SuaraJabar.id - Pemkot Cimahi memastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah di Kota Cimahi bakal digelar 6 September mendatang. Sekolah tatap muka di Cimahi itu diizinkan dengan syarat protokol kesehatan ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono mengatakan, pihaknya sudah membuat nota dinas kepada Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana perihal pembukaan sekolah tatap muka ditengah pandemi COVID-19.

"Pak Plt sudah merestui tinggal menunggu SK (Surat Keputusan)," kata Harjono saat dihubungi Suarajabar.id -jaringan Suara.com, Senin (30/8/2021).

Untuk surat edarannya, kata Harjono, pihaknya akan menunggu kelanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang akan berakhir hari ini. Seputar PTM rencananya akan dituangkan dalam surat edaran tersebut.

Baca Juga:Minta PTM Dievaluasi, Ketua DPR Puan: Agar Sekolah Bisa Tahu Kekurangannya

Untuk vaksinasi COVID-19, lanjut Harjono, terus dilakukan terhadap siswa yang berusia 12-17 tahun meskipun keputusannya tak menjadi syarat dalam pelaksanan PTM. Targetnya hingga 1 September mendatang sebanyak 18.500 siswa sudah disuntik vaksin vaksin.

Hingga Senin (30/8/2021), cakupan vaksinasi COVID-19 terhadap siswa di Kota Cimahi sudah mencapai sekitar 14.500 siswa dari total keseluruhan 21 ribu siswa.
"Meksipun secara nasional sudah mengatakan bahwa vaksinasi siswa ini tidak menjasi syarat tapi untuk keamanan Pak Plt mengarahkan minimal 70 persen siswa divaksin," sebut Harjono.

Dikatakan Harjono, sebetulnya pihaknya sudah mempersiapkan PTM sejak beberapa bulan lalu. Dari mulai persiapan sarana dan prasarana teknis sesuai protokol kesehatan hingga menggelar simulasi yang melibatkan siswa langsung.

Namun harus ditunda lantaran ketika itu kasus COVID-19 membludak. Penundaan itu bisa saja membuat sarana dan prasarana sudah rusak dan sebagainya.

"Kita harus cek kembali sekolah, disemport lagi. Tanda yang dibuat mungkin harus diperbaiki karena sudah lama," ujar Harjono.

Baca Juga:Cari Kelemahan untuk Perbaikan, DPR Minta Sekolah Evaluasi PTM Hari Pertama

Dirinya mengatakan, dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan, paling cepat sekolah tatap muka di Kota Cimahi digelar pekan kedua September yang disebut dengan masa transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak