Hijrah dari Banten, Abah Kecrik Pilih Jadi Kuncen Petilasan Prabu Siliwangi di Gunung Hejo

Menurut cerita warga, Gunung Hejo awalnya bakal dibabat untuk pembangunan Tol Cipularang. Namun upaya itu gagal.

Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 12 September 2021 | 12:02 WIB
Hijrah dari Banten, Abah Kecrik Pilih Jadi Kuncen Petilasan Prabu Siliwangi di Gunung Hejo
Abah Kecrik, kuncen Gunung Hejo di Purwakarta. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Puluhan hari berada di Gunung Hejo tanpa makan dan minum, tubuh Abah Kecrik pun semakin melahirkan. Ia pun turun digendong oleh kuncen sebelumnya yang disebut Abah Ita.

KM 96-97 Tol Cipularang. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]
KM 96-97 Tol Cipularang. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Setelah itu, Abah Kecrik beserta anak-anak Abah Ita dikumpulkan. Ia pun ditunjuk menjadi salah satu pewaris untuk menjadi Gunung Hejo. Abah Kecrik heran ketika itu sebab ia merasa tak punya bekal ilmu untuk itu.

"Saya juga bingung. Saya diminta jadi penerusnya," tutur Abah Kecrik.

Sejak ditunjuk itulah ia mulai bertugas bersama anak Abah Ita lainnya bernama Abah Jaya. Abah Kecrik pun menjadi salah satu saksi ketika Gunung Hejo hendak ditembus untuk dijadikan jalur Tol Cipularang.

Baca Juga:Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia: Ketahui Mitos dan Fakta Tentang Bunuh Diri

Namun hal-hal diluar nalar terjadi ketika gunung tersebut akan ditembus. Alat peneropong tiba-tiba rusak hingga alat berat mati mendadak.

Upaya menembus Gunung Hejo pun batal, sehingga jalur yang dipilih untuk membuka akses menuju Bandung adalah melingkar.

Dibalik hal mistis dan mitos yang berkembang, Abah Kecrik hingga kini masih setia "menemani" petilasan Prabu Siliwangi di Gunung Hejo yang masih kerap didatangi pengunjung dari berbagai daerah.

Ipin Tajul Aripin, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, Abah Kecrik memang merupakan salah satu penerus Abah Ita sebagai kuncen Gunung Hejo. Menurut informasi, Abah Ita meninggal tahun 2019 lalu.

"Abah Kecrik itu anak angkat dari Abah Ita yang ditunjuk jadi salah satu penerusnya. Dia dipercaya jadi kuncen," ujar Ipin.

Baca Juga:Heboh Isu Makhluk Gaib Misterius Keranda Terbang, Apa Itu Lampor?

Menurutnya, Abah Kecrik berasal dari Banten. Ketika datang ke wilayah Gunung Hejo, ia langsung menuju petilasan ketika itu. "Ia langsung ke petilasan. Pas 40 hari di sana, dia digendong sama Abah Ita," tukasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak