Jadi Pionir Smart City, Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih Lebih Cepat

Wali Kota Bandung mengatakan jumlah gawai di kotanya lebih banyak ketimbang jumlah penduduk.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 30 September 2021 | 17:57 WIB
Jadi Pionir Smart City, Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih Lebih Cepat
Wali Kota bandung Oded M Danial. [Antara]

SuaraJabar.id - Kota Bandung memiliki peluang lebih besar besar untuk bisa cepat bangkit dari pandemi COVID-19 dengan pemulihan ekonomi.

Wali Kota bandung Oded M Danial mengatakan, sebagai salah satu pionir smart city di Indonesia dapat lebih mudah mengadopsi kemajuan teknologi digital. Hal itu, dapat menunjang perdagangan yang kini masif secara daring.

"Hampir semua warga bahkan dari berbagi lapisan sudah memiliki gawai sendiri. Bahkan jika dijumlahkan, gawai lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk,” kata Oded, Kamis (30/9/2021) dikutip dari Antara.

Dia pun menginginkan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung dapat berjalan pada koridornya. Partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk mengakses sumber ekonomi, menurutnya dapat dengan mudah diciptakan.

Baca Juga:Survei Wisata di Tengah Pandemi: 69 Persen Pilih Bepergian Pakai Kendaraan Pribadi

"Kita juga harus memberikan kesempatan pada sektor UMKM yang sudah terbukti krisis ke krisis selalu menjadi penyelamat ekonomi kota. Oleh karena sifatnya yang riil dapat dirasakan masyarakat,” kata Oded.

Sementara itu, Ketua Tim Pertimbangan Kebijakan Wali Kota Bandung Asep Warlan mengatakan kebijakan penyelenggara kegiatan ekonomi harus didukung oleh kebijakan tata ruang, infrastruktur, keamanan lokasi, penanaman modal, ketenagakerjaan, pajak daerah dan retdibusi.

“Selain itu juga perlunya perijinan usaha, distribusi barang dan jasa, pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, pertanahan, kemudahan sumber pendanaan dan aparatur birokrasi yang bersih, kompeten dan responsif,” kata Asep.

Menurutnya pemerintah daerah wajib memberikan perlakuan yang sama terhadap investor, menjamin kepastian hukum, menjamin kepastian usaha, memberikan kemudahan berusaha, mejamin keamanan berusaha dan mengembangkan serta memberikan perlindungan dan kesempatan penanaman modal kepada UMKM dan koperasi.

“Adapun bidang usaha prioritas, merupakan bidang usaha yang memenuhi kriteria, pada modal, padat karya, industri kreatif, tekonologi tinggi, industri perintis, orientasi eksopor dan penelitian, pengembangan serta inovasi,” kata dia.

Baca Juga:Akhir September 2021, Program Sejuta Rumah Tembus 763.127 Unit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak