PKS Kabupaten Sukabumi Buka Sekolah Gratis, Ini Syaratnya

Sekolah Bakal Caleg PKS adalah layanan pendidikan politik yang diselenggarakan secara terbuka, intensif, dan terstruktur bagi masyarakat secara umum tanpa biaya alias gratis.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB
PKS Kabupaten Sukabumi Buka Sekolah Gratis, Ini Syaratnya
Muhamad Sodikin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera atau DPD PKS Kabupaten Sukabumi meluncurkan sekolah gratis yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat.

Sekolah itu adalah Sekolah Bakal Caleg. Sebuah program pendidikan politik yang dapat digunakan masyarakat yang bakal maju menjadi calon anggota legislatif yang akan maju di pemilihan umum atau Pemilu 2024.

Ini merupakan program yang diselenggarakan untuk menyiapkan putra dan putri terbaik Indonesia untuk menghadapi pemilihan umum atau Pemilu 2024.

Sekolah Bakal Caleg PKS adalah layanan pendidikan politik yang diselenggarakan secara terbuka, intensif, dan terstruktur bagi masyarakat secara umum tanpa biaya alias gratis.

Baca Juga:PKS Buka Peluang Koalisi dengan PKB usai Muhaimin Terang-terangan Siap Nyapres 2024

Putra/putri terbaik yang mengikuti program ini disiapkan sebagai bakal calon anggota legislatif di semua tingkatan dari daerah pemilihan Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Muhamad Sodikin pun mengajak seluruh putra/putri terbaik Sukabumi khususnya, untuk berjuang bersama PKS melayani masyarakat dengan bergabung dan mempersiapkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan DPR RI).

"Mari kita berjuang bersama dan mempersiapkan diri melalui Sekolah Bakal Caleg," kata dia, Senin (18/10/2021).

Proses pembalajaran Sekolah Bakal Caleg dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif melingkupi materi tentang wawasan kebangsaan, demokrasi, Islam, partai politik, dan metodelogi pemenangan pemilu.

Tujuan akhir dari Sekolah Bakal Caleg PKS adalah melahirkan bakal calon anggota legislatf yang memiliki kesiapan (pengetahuan, kesadaran, dan praktik) serta kemampuan dan kemauan untuk melayani rakyat dengan cara memenangkan Pemilu 2024.

Baca Juga:Ulang Tahun ke-57, Golkar Gelar Sejumlah Acara hingga Mantapkan Konsolidasi

Syarat mengikuti Sekolah Bakal Caleg adalah Warga Negara Indonesia atau WNI, usia minimal 21 tahun (pada Juli 2023), pendidikan minimal SLTA (atau sederajat), bersedia menjadi anggota PKS, mengisi formular pendaftaran.

News

Terkini

Nantinya hasil buyback akan dibagikan kepada pegawai.

News | 14:00 WIB

"Yang pasti venue lomba ini akan digelar di Bandung dan bukan di jalan umum, dan akan dilaksanakan di area yang luas," ujarnya soal Balapan Peti Sabun.

News | 12:22 WIB

"Jadi terdengar sama saya itu ditanya 'anggota XTC atau bukan?'. Korban jawab bukan. Nah mungkin langsung dibacok di situ," ujar saksi di lokasi kejadian.

News | 19:34 WIB

Ciro Alves yang kemudian lepas dari kawalan pemain belakang PSS kemudian memperdaya kiper M Ridwan hingga bola bersarang di gawang PSS.

News | 18:11 WIB

Luar biasa, hampir semua lagu saya nantikan, ujar Prabowo Subianto.

News | 17:23 WIB

"Kalau yang Samarang saja dari 45 ke 182, nah ini yang Pasirwangi ini belum selesai, karena lebih banyak yang Pasirwangi," kata Wakil Bupati Garut.

News | 21:00 WIB

"Butuh keseriusan pemerintah daerah agar masalah ini tidak semakin berlarut-larut karena banyak aspek yang harus dipenuhi," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.

News | 17:05 WIB

Saat ini layanan AgenBRILink telah menjangkau 58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia.

News | 17:00 WIB

Semua kerja sama ini terintegrasi secara sistem.

News | 21:00 WIB

"Nah dari Laswi itu masih (dikaji) antara ke kanan ke Jalan Sukabumi atau lurus kemudian ke Jalan Diponegoro, turunnya di Pusdai," kata Yana Mulyana.

News | 20:39 WIB

Ajakan ini dalam rangka penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism 2023.

News | 19:30 WIB

"Kelihatannya mungkin overheat juga ya, mungkin, ya, tapi tentunya ini jadi bahan evaluasi rumah sakit juga gitu," kata Yana Mulyana.

News | 18:18 WIB

Program BRI Peduli senantiasa turut berperan aktif.

News | 14:30 WIB

Saya lari tapi ketangkep terus saya dipukuli oleh 3 sampai 4 orang dengan benda yang mirip pistol," ujar warga Pangandaran itu.

News | 12:46 WIB

"Bapak sudah menjalani operasi kemarin 30 Januari pukul 17.00 sampai 18.00 WIB di RSU Santosa karena memang ada penyumbatan pembuluh darah ke jantung,"ujarnya.

News | 14:33 WIB
Tampilkan lebih banyak