Banyak Guru dan Siswa Positif Covid-19 saat PTM, Orang Tua Siswa Minta Satgas Lakukan Ini

Satgas Covid-19 langsung turun tangan mengatasi dengan melacak kontak erat dengan siswa atau guru positif tersebut agar tidak menimbulkan klaster baru.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 25 Oktober 2021 | 10:42 WIB
Banyak Guru dan Siswa Positif Covid-19 saat PTM, Orang Tua Siswa Minta Satgas Lakukan Ini
ILUSTRASI - Pekan pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Cimahi. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

"Orang tua juga harus disiplin dalam mendidik anaknya, karena Covid-19 itu belum selesai," kata Dwi.

Dwi menegaskan, protokol kesehatan di sekolah juga harus diperketat dan dijalankan dengan disiplin.

"Contoh misalnya hand sanitizer, sarana cuci tangannya tidak selayaknya misalnya cuci tangan di dekat kelas, masker (persediaan) itu yang harus tersedia. Hal-hal sepele ini yang harus di-tracing ulang oleh Satgas Covid-19 Kota Bandung," ucapnya.

Di sisi lain, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna menjelaskan bahwa hasil tes acak PCR siswa dan murid menunjukkan tren buruk, maka kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) akan diberhentikan.

Baca Juga:Krisis Energi Belum Berhenti, Singapura Ingin Tambah Impor Listrik Dari Indonesia

"Kalau trennya walaupun tidak diharapkan itu kembali memburuk, ya kita bisa saja berhentikan lagi dan kembali PJJ (pembelajaran jarak jauh). Ya bisa saja tapi kan jangan berandai-andai dulu," kata Ema.

Ema pun mengklaim bahwa pihak Satgas Covid-19 langsung turun tangan mengatasi dengan melacak kontak erat dengan siswa atau guru positif tersebut agar tidak menimbulkan klaster baru.

"Kita tidak hanya mencatat di sini ada kasus, ya tidak. Dengan itu Satgas setempat harus bergerak, dan berkoordinasi dengan Satgas kota dengan ini leading sektornya ada di Dinas Kesehatan. Minimal melalui Puskesmas di mana sekolah itu berada," tegas Ema.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak