facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tanah Satu Hektar Digondol Maling, Wakil Bupati Bogor Geram

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 05 November 2021 | 08:20 WIB

Tanah Satu Hektar Digondol Maling, Wakil Bupati Bogor Geram
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau lokasi pekerjaan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). [ANTARA/HO-Pemkab Bogor]

"Berapa kubik tanah ini yang hilang, siapa yang maling?" tegas Wakil Bupati Bogor.

SuaraJabar.id - Satu hektar lahan di lokasi pekerjaan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor digondol maling dengan cara dikeruk.

Hal ini pun diketahui oleh Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau lokasi, Kamis (4/11/2021). Ia pun mengaku geram atas ulah maling tanah itu.

"Dua tahun lalu saya berkunjung ke ujung jalan ini, rata dengan jalan tingginya tanahnya, tapi saya lihat sekarang seperti dikeruk, berapa kubik tanah ini yang hilang, siapa yang maling?" ungkapnya.

Ia memperkirakan tanah yang semestinya rata dengan jalan, digali sedalam tiga meter oleh orang tak dikenal. Untuk memastikannya, Iwan mengaku segera mengonfirmasi pejabat di kecamatan setempat.

Baca Juga: Ajat Rochmat Berharap Relokasi Kampung Urug Bisa Jadi Percontohan Nasional

Politikus Partai Gerindra itu menyebutkan bahwa ke depan butuh pengawasan ketat terhadap lokasi pembangunan jalan yang menghubungkan jalan Tegar Beriman Cibinong dengan Jalan Raya Parung tersebut.

"Kondisi saat ini mulai dilakukan pembuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) di sepanjang jalan yang nantinya akan menghubungkan dua jalan nasional ini, yakni ruas jalan raya Bogor dengan ruas jalan raya Parung," kata Iwan.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menyebutkan bahwa jalan Bomang akan menjadi jalan strategis untuk mengurai kemacetan di Tol Jagorawi, karena nantinya jalan di Desa Susukan tersebut akan terhubung dengan Tol Depok-Antasari.

“Kemudian fungsi jalan ini juga bukan hanya untuk lokal tapi regional. Selanjutnya, secara teknis jalan ini lebarnya lebih dari standar nasional. Kalau standar minimal jalan nasional itu 25 meter lebarnya, jalan ini lebarnya bisa mencapai 50 meter,” kata Burhan.

Baca Juga: Rekor Sempurna Persib Jadi Motivasi Persela Rebut Kemenangan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait