facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seratus Orang Tua di Cianjur Batalkan Keikutsertaan Anaknya di Vaksinasi COVID-19

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 19 Januari 2022 | 15:41 WIB

Seratus Orang Tua di Cianjur Batalkan Keikutsertaan Anaknya di Vaksinasi COVID-19
ILUSTRASI - Vaksinasi anak usia 6-11 terus dilakukan oleh Polda Jateng melalui Program Vaksinasi Merdeka Anak. [Humas Polda Jateng]

Sebelum meninggal, anak itu mengalami demam dan kejang selang beberapa jam setelah diimunisasi.

SuaraJabar.id - Banyak orang tua di Kabupaten Cianjur yang membatalkan keikutsetaan anaknya di kegiatan vaksinasi COVID-19.

Diduga, aksi pembatalan keikutsertaan anak mereka di kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun itu dipicu oleh adanya anak yang meninggal usai mengikuti kegiatan vaksinasi.

Anak yang meninggal usai mengikuti vaksinasi tersebut berinisial ZL berusia 6,5 tahun.

Almarhum merupakan warga Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur, meninggal karena mengalami demam dan kejang selang beberapa jam diimunisasi dan keesoakan harinya meninggal.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Lansia Dikebut, Pemkot Mulai Sasar Guru dan ASN

Informasi yang dihimpun, usai tersiar kabar ada anak yang meninggal usai imunisasi Covid-19, membuat para orang tua khawatir dan membatalkan anaknya divaksin.

Terutama Cianjur wilayah Selatan, salah satunya di Kecamatan Cijati, ada satu sekolah sudah mendata anak yang ikut imunisasi Covid-19 sekitar 105 orang.

Mengetahui ada anak yang meninggal usai disuntik vaksin, dari seratus anak yang disuntik imunisasi hanya menyisakan 5 orang.

“Iya betul, sudah terdaftar 105 anak, seratus anak membatalkan imunisasi, karena takut dampaknya, apalagi sampai meninggal,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Cianjur Selatan yang enggan menyebutkan namanya, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Himam Haris membenarkan adanya kabar para orang tua membatalkan anaknya disuntik vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Pasutri 'Perang' di Media Sosial: Istri Antivaksin Tuntut Suami karena Bawa Anaknya Vaksin Covid-19 Diam-diam

“Saya dapat laporan dari para kepala sekolah di Cianjur wilayah Selatan, banyak orangtua yang membatalkan anaknya ikut imunisasi Covid,” ujar Himam Haris saat ditemui di Pendopo Pemkab Cianjur, Rabu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait