facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kerap Bikin Onar, Belasan Napi Lapas Sukabumi Dipindah ke Warungkiara

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 20 Januari 2022 | 05:30 WIB

Kerap Bikin Onar, Belasan Napi Lapas Sukabumi Dipindah ke Warungkiara
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sukabumi memindahkan 14 Napi ke Lapas kelas IIB Warungkiara, Selasa, 18 Januari 2022 pukul 21.00 WIB. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

"Jika di Lapas Sukabumi tidak bisa dibina dan tidak bisa mengikuti peraturan maka akan kami pindahkan ke Lapas lain agar mereka bisa mengikuti pembinaan dengan baik," ujarnya.

SuaraJabar.id - Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Sukabumi Christo Toar mengatakan pihaknya memindahkan 14 narapidana ke Lapas Kelas IIB Warungkoar.

Ia mengatakan, belasan napi itu dipindahkan ke Wrungkoar pada Selasa (18/1/2022) malam karena kerap membuat onar dan kedapatan menyeludupkan narkoba di Lapas.

“Ada beberapa yang berantem, ada juga yang berusaha memasukkan narkoba ke dalam lapas."

"Ini merupakan salah satu bukti nyata kami untuk menindak tegas seluruh warga binaan yang tidak taat mengikuti pembinaan dan mengganggu keamanan dan ketertiban di Lapas Sukabumi,” kata Christo, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Tahanan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Meninggal, Keluarga Mengadu ke Komnas HAM

Christo berharap 14 orang yang dipindahkan ke Lapas Warungkiara akan lebih baik dalam menjalankan program pembinaan, sebab berada pada situasi dan kondisi lingkungan yang baru.

"Jika di Lapas Sukabumi tidak bisa dibina dan tidak bisa mengikuti peraturan maka akan kami pindahkan ke Lapas lain agar mereka bisa mengikuti pembinaan dengan baik, semuanya kami lakukan untuk kebaikan mereka" tuturnya.

Selain itu Christo pun mengungkapkan pemindahan narapidana ini juga dilakukan guna mengurangi over kapasitas di Lapas Sukabumi yang mencapai hingga 150 persen.

“Data kemarin sore 529 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam lapas,” jelasnya.

Apabila Lapas over kapasitas, Christo menyatakan rentan terjadinya gangguan keamanan.
"Bisa memungkinkan munculnya polemik baru dan gangguan keamanan dan ketertiban atau hal yang tidak diinginkan lainnya," jelasnya.

Baca Juga: OTK Lempar Bungkusan Berisi Narkoba ke Lapas Tanjung Balai

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait