- Pembunuhan ZAAQ (14) di Bandung Barat dihubungkan dengan jejak digital pelaku YA (16) di media sosial.
- Bukti digital mengindikasikan motif utama pembunuhan adalah cinta kompleks dan sakit hati mendalam.
- Tersangka YA berangkat dengan niat membunuh, sementara polisi mendalami motif sakit hati pemutusan pertemanan.
SuaraJabar.id - Kasus pembunuhan ZAAQ (14), siswa SMPN 26 Bandung, di lahan bekas objek wisata Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, semakin meruncing dengan bocornya jejak digital pelaku di media sosial.
Sebelumnya, Kepolisian Resor Cimahi mengungkapkan motif pembunuhan adalah sakit hati karena korban memutus hubungan pertemanan.
Namun, tangkapan layar percakapan dan unggahan yang diduga milik pelaku, YA (16), mengindikasikan adanya motif yang lebih dalam, yakni masalah cinta yang berliku.
Netizen membocorkan sejumlah unggahan yang diduga kuat berasal dari akun media sosial YA, dengan nama pengguna "ZY_oga25".
Baca Juga:Tragedi di Gang Sempit Cimahi: Dua Pekerja Tertimbun Longsor, Evakuasi Penuh Perjuangan
Unggahan-unggahan tersebut, yang bertanggal awal Maret 2025, menunjukkan rentetan emosi yang kompleks, mulai dari kerinduan, sakit hati, hingga keinginan untuk melupakan namun tak kuasa.
Pada tanggal 11 Maret 2025, sebuah unggahan berbunyi, "Ternyata sejauh apapun aku melupakanmu, aku tetap merindukanmu."
Di bawahnya, akun ZY_oga25 menuliskan "De aa rindu berat ".
Dua hari kemudian, pada 13 Maret 2025, unggahan lain muncul dengan kalimat, "dia memang sering aku ajak ribut, tapi kalau ga sama dia aku gabisa."
Komentar dari ZY_oga25 pada unggahan ini adalah "de Zein sehat² yah".
Baca Juga:Imigrasi Jabar Bongkar Potensi Bahaya Orang Asing di Bandung-Cimahi!
Nama "Zein" diduga kuat merujuk pada ZAAQ, yang memiliki inisial Z.
Unggahan ini menunjukkan adanya hubungan yang penuh dinamika, diwarnai pertengkaran namun juga ketergantungan emosional yang kuat.
Namun, unggahan yang paling mencolok dan menguatkan dugaan motif cinta adalah yang bertanggal 7 Maret 2025.
Sebuah doa menyayat hati tertulis, "ya Allah tolong hapuskan rasa ini, lepaskan dia dari pikiranku, ikhlas kan hati ini untuk melihat dia bahagia, matikan perasaan ku untuknya."
Di bawahnya, akun ZY_oga25 menuliskan, "kamu bahagia tapi aku sakit hati de zain". Pesan ini secara gamblang menunjukkan rasa sakit hati yang teramat dalam karena melihat "Zain" (ZAAQ) bahagia dengan orang lain, sementara dirinya sendiri menderita.
Pada tanggal yang sama, 7 Maret 2025, unggahan lain dari ZY_oga25 berbunyi, "sampai kapan pun ku tunggu kau de zein". Ini menunjukkan adanya harapan yang belum padam, keinginan untuk tetap menunggu ZAAQ, meskipun di satu sisi ia merasa sakit hati.