Mayoritas Pasar di Kota Bandung Belum Terapkan Pedulilindungi

"75 persen total warga pasar itu agak sulit penertibannya karena kan kami terbatas orangnya, itu tantangannya," ujarnya.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 23 Februari 2022 | 16:57 WIB
Mayoritas Pasar di Kota Bandung Belum Terapkan Pedulilindungi
ILUSTRSI suasana di Pasar Sederhana Kota Bandung. [Dokumentasi Kemenko PMK]

SuaraJabar.id - Sebanyak 30 dari total 37 pasar yang ada di Kota Bandung belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Kepala Perumda Pasar Juara Kota Bandung Herry Hermawan mengungkapkan dari 37 pasar yang ada di Kota Bandung, hanya 7 Pasar yang sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

"Baru 7 pasar yg pakai akrilik (untuk PeduliLindungi), tapi yg lain kita akan pasang juga. Jadi dari 37 pasar, 7 sudah ada aplikasi PeduliLindungi, dan sisanya kita lagi proses," ujar Herry di Balai Kota Bandung, Rabu (23/2/2022).

Herry menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi di setiap pasar tradisional yang belum menerapkan.

Baca Juga:Pasar Ubud Akan Segera Dipermak Dengan Desain Khas Bali Gunakan Dana Rp 102 Miliar

"Kita mau mulai penerapan, karena sekarang saya lihat warga dan pembeli juga sudah mulai akrab dengan PeduliLindungi. Jadi, ini sekarang kita mulai mencetak PeduliLindungi berupa stiker ke beberapa pasar tradisional, jadi kita mulai dengan itu dulu," ujarnya.

Selain itu, pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) masih menjadi sorotan terlebih dengan terbatasnya petugas yang dimiliki. Lanjut dia, woro-woro sesuai Inmendagri terbaru pun sudah dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran warga khususnya di pasar tradisional.

"Tapi kalau yg lain seperti masker dua double, itu kemarin kita drop banyak. Kalau untuk yang lain, 75 persen total warga pasar itu agak sulit penertibannya karena kan kami terbatas orangnya, itu tantangannya. Tapi yang penting kesadaran masyarakat dulu ini sudah muncul," jelasnya.

Untuk ke depannya, Perumda Pasar akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung guna melakukan tes acak di Pasar tradisional. Saat ini, menurut Herry pihaknya sedang mengkaji pasar mana saja yang akan dilakukan tes acak.

"Dari Dinkes, itu kemarin kasih tau, katanya mereka akan masuk ke pasar, dan beberapa pasar yg dilakukan Swab Acak," lanjutnya.

Baca Juga:Harga Minyak Goreng Naik, Pemkot Bandung Duga Ada Penimbunan

"Sementara, untuk Vaksinasi sudah lebih dari 100 persen yg dosis 1-2, tinggal yang Booster saja. Dan nanti di Baltos (Balubur Town Square) kita akan adakan, selama tiga hari buat 3.000 orang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak