Ada aksi teatrikal tiga mahasiswa berpakaian koyak. Dari gerbang kampus mereka merangkak menuju gedung rektorat diikuti iring-iringan massa mahasiswa lainnya. Sesampainya di gedung itu, di atas hamparan aspal panas, mereka menggelar aksi jemur diri.
Tiga orang itu berbaring, membiarkan tubuh masing-masing disengat matahari. Mereka merepresentasikan bagaimana susahnya kaum miskin mendapatkan hak pendidikan tinggi di kampus.
"Hari ini di depan gedung yang menjulang megah ini uang-uang kita di sana, gedung tinggi tapi hak-hak kita tidak diperhatikan. Pandemi sudah berjalan dua tahun, kebiadaban seringkali terjadi di kampus kita," teriak seorang orator di depan gedung Rektorat Unpas.
Sekira dua jam kemudian, petinggi kampus Unpas akhirnya keluar gedung, mendatangi massa aksi, di antaranya turut hadir Rektor Unpas, Eddy Jusuf.
Baca Juga:Membingkai Seni Foto Anak Muda di Artsay Jogja, Berekspresi Lewat Jepretan Kamera di Tengah Covid-19
Setelah sempat menggelar dialog terbuka secara singkat, aksi itu ditutup dengan penyerahan naskah akademik tuntutan mahasiswa kepada Rektor. Rektor berjanji akan membahas tuntutan-tuntutan mahasiswa secara internal dengan jajaran fakultas.
Kontributor : M Dikdik RA