Berbatasan dengan Kawasan Industri Bekasi, Warga Sukamukti Keluhkan Tak Mendapatkan Dampak Ekonomi

Berbatasan langsung dengan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, warga desa Sukamukti minta dibuatkan akses jalan

Galih Prasetyo
Sabtu, 12 Maret 2022 | 07:43 WIB
Berbatasan dengan Kawasan Industri Bekasi, Warga Sukamukti Keluhkan Tak Mendapatkan Dampak Ekonomi
Kondisi infrastruktur jalan di Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan kawasan industri Greenland International Industrial Center Kota Deltamas. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

SuaraJabar.id - Berbatasan langsung dengan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, warga desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu meminta pemerintah daerah untuk membuatkan akses jalan.

Akses jalan dibutuhkan warga untuk menggerakan ekonomi. Hal ini yang juga dirasakan oleh warga di Lippo Cikarang atau Jababeka.

"Buktinya perkampungan di sekitar Lippo Cikarang atau Jababeka sekarang sudah ramai orang buka usaha, berjualan, banyak rumah kos setelah akses jalan terbuka. Ekonomi tumbuh dan berkembang, ini yang belum kami rasakan," kata Kepala Desa Sukamukti Samid, mengutip dari Antara, Sabtu (12/3).

Dia meyakini apabila akses jalan menuju kawasan industri dibuka maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan sebab koneksi antarwilayah menjadi salah satu penunjang utama bergeraknya roda perekonomian.

Baca Juga:Potret Kabupaten Bekasi, Punya Kawasan Industri Terbesar Se-ASEAN tapi Angka Pengangguran dan Kriminalitas Tinggi

Samid mengaku permintaan warga itu sudah disampaikan dalam beberapa kesempatan baik saat musyawarah perencanaan pembangunan maupun di agenda reses anggota legislatif.

Terakhir kepada pihak swasta saat menghadiri peresmian gedung baru MTS Jamiatul Huda melalui dana tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, PT Harrosa Darma Nusantara pada Kamis (10/3) kemarin.

"Termasuk persoalan tenaga kerja, masih banyak PR di Desa Sukamukti. Salah satunya akses jalan warga ke kawasan. Di forum Musrenbang saya sampaikan bahwa desa kami itu ada di lingkungan kawasan tetapi tertinggal karena tidak ada akses. Mudah-mudahan ke depan akses jalan menuju kawasan industri bisa dibuka," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Harrosa Darma Nusantara Hartono Muhammad Fadli berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mampu memfasilitasi persoalan yang dikeluhkan warga kepada Kepala Desa Sukamukti.

"Saya sih berharap di sini ada BLK (Balai Latihan Kerja) dan akses jalan menuju kawasan juga bisa dibuka. Saya akan mencoba berkoordinasi dengan camat dan anggota DPRD agar pemerintah daerah memfasilitasi usulan warga ini," katanya.

Baca Juga:Ribuan Buruh Demo Tuntut Kenaikan UMK di Kawasan Industri Cikupa Mas

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari daerah pemilihan 1 yang juga meliputi Kecamatan Bojongmangu Anden mengatakan akan segera mengundang pengelola kawasan industri GIIC guna membahas permintaan warga Desa Sukamukti itu.

"Saya juga akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar usulan itu terfasilitasi pemerintah daerah. Saya minta pengelola kawasan membuka akses jalan baik pintu masuk maupun keluar menuju desa. Jika ini terealisasi bisa dipastikan perekonomian warga di sekitar kawasan industri khususnya Desa Sukamukti akan tumbuh dengan cepat," ucap Anden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak