Pernah Dinobatkan Sebagai Sungai Terkotor di Dunia oleh World Bank, Kang Emill Paparkan Kondisi Sungai Citarum saat Ini

Ridwan Kamil menyebut Sungai Citarum juga vital bagi kemakmuran 682.227 hektare lahan sawah di 1.454 desa.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 15 Maret 2022 | 19:31 WIB
Pernah Dinobatkan Sebagai Sungai Terkotor di Dunia oleh World Bank, Kang Emill Paparkan Kondisi Sungai Citarum saat Ini
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil. [ANTARA/Khaerul Izan]

Disampaikan, terdapat 31.700,39 hektare lahan kritis di sepanjang aliran DAS Citarum yang telah dihijaukan. Angka ini di atas dari target 2021 yang hanya mencapai 15.647,45 hektare. Sementara target 2025 bisa menghijaukan 80.174,99 hektare lahan.

Pada Penanganan Limbah Peternakan, Satgas Citarum telah menangani limbah peternakan, khususnya sapi sebanyak 26.947 ekor sapi. Angka ini lebih banyak dibandingkan target 2021 sebanyak 26.864 ekor sapi. Sedangkan target 2025 sebanyak 53.052 ekor sapi.

Untuk Penanganan Keramba Jaring Apung, Satgas Citarum berhasil dalam program penanganan KJA. Hingga tahun 2021 telah menangani KJA yang angkanya mencapai 33.868 unit dari target 28.243 unit. Sementara pada tahun 2025 penanganan ditargetkan bisa mencapai 141.219 unit.

Pada program pengelolaan sumber daya air dan pariwisata, Satgas Citarum berhasil membereskan genangan air tersisa sebesar 90 persen dari target 70 persen. 0,7 m3/d penambahan air baku dari target 1,4 m3/d dan 4 lokasi destinasi wisata air dari target 5 lokasi.

Baca Juga:MUI Sarankan Warga Lakukan Ini jika Pernah Terima Donasi dari Crazy Rich Doni Salmanan atau Indra Kenz

Target tahun 2025 diharapkan membereskan luas genangan tersisa mencapai 20 persen, penambahan air baku 3,7 m3/d dan 5 lokasi destinasi wisata.

Pada sisi penegakan hukum, terdapat 204 kasus pengaduan dari target 455 kasus. Sebanyak 34 kasus perdata/pidana dari target 29 kasus, serta 87 kasus sanksi administratif dari target 105 kasus.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak