Kota Bandung Diguyur 10 Ton Minyak Goreng Curah, Tedy: Untuk Pedagang dan Pelaku Industri Kuliner

"Pedagang menyampaikan tidak bisa dijual lebih dari Rp 14.000 per liter. Meski pedagang harus ada biaya plastik, karet tapi kita menekankan tetap jual sesuai HET," ujarnya.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 21 Maret 2022 | 12:18 WIB
Kota Bandung Diguyur 10 Ton Minyak Goreng Curah, Tedy: Untuk Pedagang dan Pelaku Industri Kuliner
operasi minyak goreng curah Bandung di di Pasar Ciwastra pada Senin (21/3/2022). [Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra]

"Sementara untuk operasi hanya hari ini saja, maka kami mohon ini tidak terakhir. Disdagin berjuang agar OP terus berlanjut mengingat Kota Bandung juga sebagai ibu kota Jawa Barat," tandasnya.

Di lain pihak, Ai Saodah (48) selaku salah satu pedagang gorengan di Pasar Ciwastra mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini. Bahkan ia mengaku dalam beberapa hari ini sulit mendapatkan minyak goreng.

"Beberapa hari ini susah nyari minyak goreng, kalaupun ada kan harganya mahal ya nyampe Rp 48.000. Jadi Alhamdulillah kebagian 30 kilogram buat stok jualan 2 hari," ujarnya di kesempatan yang sama.

Dengan jumlah kebutuhan per hari mencapai 20 kilogram minyak goreng, Ai berharap pemerintah bisa terus mengadakan operasi serupa guna membantu masyarakat terutama pedagang untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

Baca Juga:Bikin Gaduh, Alasan PKB Tolak Usulan PKS soal Hak Angket Minyak Goreng

"Ya kan pedagang juga banyak ya bukan satu dua saja, terus ada yang memang menjual langsung minyak gorengnya ada juga yang buat kebutuhan bahan baku ngegoreng. Semoga terus ada kaya gini (operasi pasar)," tandasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak