facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cimahi Kembali Berlakukan PTM 100 Persen Mulai Pekan Depan

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 25 Maret 2022 | 11:44 WIB

Cimahi Kembali Berlakukan PTM 100 Persen Mulai Pekan Depan
ILUSTRASI pembelajaran tatap muka atau PTM. [Foto: ANTARA]

"Banyak siswa dan guru sudah sembuh, untuk penularan baru di lingkungan sekolah belum terlaporkan," ujar Kepala Disdik Kota Cimahi.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Cimahi bakal menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen mulai Senin (28/3/2022).

Seperti diketahui, saat ini sekolah di Kota Cimahi masih memberlakukan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen.

"Semua jenjang sekolah dibuka kembali untuk PTM 100 persen mulai pekan depan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi Suara.com pada Jumat (25/3/2022).

Dikatakan Harjono, pelaksanaan PTM sekolah 100 persen di Kota Cimahi sudah disetujui Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi dan sudah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 037/2022 tentang PPKM Level 3 Kota Cimahi.

Baca Juga: Sebanyak 2.249 Siswa Sempat Terpapar COVID-19, DIY Gelar PTM 100 Persen Pekan Depan

"Untuk nota dinas PTM 100 persen sudah di-acc Pak Plt Wali Kota. Jadi, kembali PTM 100 persen," ucap Harjono.

Dia menjelaskan, ada sejumlah pertimbangan yang membuat pihaknya memutuskan pelaksanaan PTM kembali dilaksanakan secara penuh. Di antaranya kasus COVID-19 di kalangan siswa yang cenderung melandai.

"Banyak siswa dan guru sudah sembuh, untuk penularan baru di lingkungan sekolah belum terlaporkan," ungkapnya.

Kemudian, kata Harjono, dalam waktu dekat akan digelar agenda ujian sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

"Dengan PTM di sekolah akan sangat membantu siswa menyerap pembelajaran lebih optimal," ucap Harjono.

Baca Juga: Kemendikbud: Sekolah Boleh PTM 100 Persen, Syaratnya Minimal 50 Persen Pendidik Sudah Divaksin

Dirinya mengingatkan, protokol kesehatan COVID-19 wajib diterapkan di lingkungan sekolah dan rumah agar kasusnya tidak bertambah lagi. Harjono mengintruksikan agar Satgas Penanganan COVID-19 di sekolah lebih dioptimalkan.

"Sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 harus diterapkan. Sekolah sudah tahu dan siap," imbuhnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait