Ngeri! Perang Sarung Ternyata Bisa Bikin Gegar Otak Hingga Kematian

Perang sarung awalnya hanya mainan senang-senang anak-anak semata, tapi berubah jadi bahaya karena mencelakakan orang lain.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 08 April 2022 | 16:50 WIB
Ngeri! Perang Sarung Ternyata Bisa Bikin Gegar Otak Hingga Kematian
ILUSTRASI - Polisi menunjukan sarung yang digunakan para pemuda saat melakukan aksi perang sarung di Bogor, Minggu (3/4/2022). [SuaraBogor.id/Devina]

SuaraJabar.id - Aksi perang sarung atau perkelahian antaremaja saat bulan suci Ramasan terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Terbaru, kejadian perang sarung terjadi di Desa Mandalawangi, Mandalasari, dan Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Jumat (8/42022) dini hari.

Namun aksi kekerasan ini tak sempat meletus lama dan menelan korban jiwa karena berhasil dibubarkan oleh polisi dan aparat desa.

"Betul ada beberapa kejadian (perang sarung) tadi malam, tapi berhasil dibubarkan. Jadi kita pastikan tidak ada korban luka atau lainnya," kata Kapolsek Cipatat, Kompol Muhtarom saat dihubungi.

Baca Juga:Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-7 Ramadhan, Seakan Membantu Nabi Musa AS Melawan Firaun

Aksi ini cukup meresahkan dan membahayakan karena banyak di antara pelaku memakai sarung untuk membungkus batu untuk dijadikan alat memukul lawannya.

Batu yang berada di dalam sarung bakal menyebabkan luka serius jika terkena bagian tubuh, apalagi bagian kepala.

Muhtarom menyebut aksi perang sarung ini kerap terjadi usai salah tarawih hingga menjelang makan sahur. Kegiatan ini awalnya hanya mainan senang-senang anak-anak semata, tapi berubah jadi bahaya karena mencelakakan orang lain.

"Apalagi kalau sudah pakai batu, ini sangat bahaya. Maka untuk upaya pencegahan, kita koordinasi dengan apar setempat gencar patroli. Jika ditemukan blangsung bubarkan," terang Muhtarom.

Selain patroli malam hari untuk mencegah perang sarung, Polsek Cipatat juga bakal intens melakukan pemantauan di ruang-ruang publik dan tempat nongkrong anak muda Ngabuburit.

Baca Juga:Salat Subuh di Masjid Jogokariyan, Anies Baswedan Kenang Hidup Kakek di Jogja Pertahankan Kemerdekaan

"Selain memantau titik-titik keramaian seperti pasar. Kami juga pantau dan lakukan pengamanan sore ngabuburit. Salah satunya tempat-tempat nongkrong anak muda," pungkasnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak