facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasar Tradisional di Jawa Barat Bakal Dapat Pasokan Minyak Goreng Curah Rp 14 Ribu per Liter

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 15 Mei 2022 | 13:29 WIB

Pasar Tradisional di Jawa Barat Bakal Dapat Pasokan Minyak Goreng Curah Rp 14 Ribu per Liter
ILUSTRASI minyak goreng curah. (Dok ANTARA)

"Tidak hanya pedagang ataupun pengusaha skala besar, para pengecer atau warung-warung, bahkan UMKM bisa menjadi mitra BUMN dalam pendistribusian minyak goreng," kata Pahala.

SuaraJabar.id - Sebanyak 5 ribu titik di Indonesia dapat pasokan minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Minyak minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu per liter itu disalurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Pilot project distribusi minyak goreng curah ke 5.000 titik akan dilaksanakan BUMN Pangan ID FOOD," kata Wakil Menteri BUMN Pahala Mansyuri, Minggu (15/5/2022) dikutip dari Antara.

Proyek percontohan distribusi minyak goreng itu dilakukan mulai akhir pekan ini dan hanya berlangsung sampai akhir Mei 2022.

Sebanyak r ribu titik lokasi itu adalah pasar-pasar tradisional yang terletak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi.

Baca Juga: Pelaku UMKM di Kota Bandung Didorong untuk Usung Ekonomi Hijau

Pemerintah menempatkan peran pengecer minyak goreng sebagai kepanjangan tangan BUMN pangan dalam menyalurkan minyak goreng kepada masyarakat.

"Tidak hanya pedagang ataupun pengusaha skala besar, para pengecer atau warung-warung, bahkan UMKM bisa menjadi mitra BUMN dalam pendistribusian minyak goreng," kata Pahala.

Lebih lanjut Pahala menyampaikan isu minyak goreng saat ini adalah tidak hanya kelangkaan pasokan melainkan upaya stabilisasi harga minyak goreng sesuai ketetapan pemerintah mengingat masih banyak para pengecer maupun warung-warung kecil yang masih menjual di atas harga eceran tertinggi.

Pemerintah mendorong BUMN Pangan untuk memperluas pasar hingga ke tingkat kecamatan, RT dan RW untuk mendata rumah tangga yang membutuhkan minyak goreng.

Selain itu BUMN Pangan juga diharapkan dapat menyiapkan platform khusus pengembangan dari aplikasi Warung Pangan yang dikelola perseroan untuk memastikan pendistribusian minyak goreng secara daring serta memantau keterjangkauan harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter sampai ke tingkat konsumen ataupun masyarakat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait