Ada 28 Ribu Lansia Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya, Umumnya Ditelantarkan oleh Keluarga

"Saya tidak mau ada seremonial upacara (HLUN). Lansia yang penting katarak, mereka tidak punya uang dan tiba-tiba jadi buta," kata Mensos Risma.

Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 29 Mei 2022 | 11:22 WIB
Ada 28 Ribu Lansia Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya, Umumnya Ditelantarkan oleh Keluarga
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini saat berdialog dengan para lansia di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (28/5/2022). [ANTARA/HO-Kemensos]

SuaraJabar.id - Kementerian Sosial RI melaporkan, jumlah kaum lanjut usia (lansia) tunggal di Kabupaten Tasikmalaya berjumlah sekitar 28.000 jiwa yang tersebar di 39 kecamatan. Umumnya mereka ditelantarkan oleh keluarga.

Berdasarkan laporan itu, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini populasi kaum lansia i Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sebagai yang terbanyak di Indonesia.

"Lansia tunggal yang kita bantu, dia tidak ada keluarga. Lansia tunggal terbanyak di Indonesia ketemu di Kabupaten Tasikmalaya," kata Tri Rismaharini saat menyampaikan pidato dalam Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2022 di RS Singaparna Medika Citrautama Tasikmalaya, Minggu (29/5/2022).

Atas dasar itu pula, Mensos Risma menetapkan Tasikmalaya sebagai lokasi peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2022 hari ini.

Baca Juga:Masyarakat Tasikmalaya Sibuk Berbenah Jelang Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2022

Tema dari peringatan HLUN 2022 adalah Lansia Sehat, Indonesia Kuat. Tema tersebut diangkat berdasarkan fakta bahwa populasi lansia di Indonesia cukup besar. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, terdapat 29,3 juta penduduk lansia di Indonesia atau setara 10,82 persen dari total populasi.

Sebanyak 43,29 persen lansia berasal dari rumah tangga dengan kelompok pengeluaran 40 persen terbawah. Hal ini menjadi salah satu landasan bagi negara untuk memberikan perhatian besar kepada lansia.

"Saya tidak mau ada seremonial upacara (HLUN). Lansia yang penting katarak, mereka tidak punya uang dan tiba-tiba jadi buta," katanya.

Kemensos pun bekerja sama dengan sejumlah kalangan terkait untuk menggelar kegiatan sosial operasi katarak dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 400 lansia.

Selain itu juga turut dilaksanakan perbaikan rumah tidak layak huni yang ditempati lansia sebanyak total 355 unit.

Baca Juga:BUMDes Cisayong Sulap Tepat Pembuangan Sampah Jadi Lapangan Sepak Bola Internasional Standar FIFA

Dalam HLUN 2022, Mensos Risma menyapa lansia dalam sambungan video jarak jauh di 39 kecamatan Kabupaten Tasikmalaya. Risma hadir di tengah-tengah acara bersama para pimpinan pejabat Forkompinda setempat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak