facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BUMDes Cisayong Sulap Tepat Pembuangan Sampah Jadi Lapangan Sepak Bola Internasional Standar FIFA

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:22 WIB

BUMDes Cisayong Sulap Tepat Pembuangan Sampah Jadi Lapangan Sepak Bola Internasional Standar FIFA
Lapangan latih Sakti Lodaya, Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. [ANTARA/Andi Firdaus]

"Rumput ini sudah setara lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS), bahkan standar FIFA. Rumput kami manfaatkan dari hasil budidaya masyarakat di sini," katanya.

SuaraJabar.id - Eks lahan tempat pembuangan sampah di Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat disulap menjadi fasilitas olahraga sepak bola bertaraf internasional.

Lahan tak produktif itu disulap jadi lapangan sepak bola yang rumputnya diklaim setara dengan lapangan Jakarta International Stadium (JIS) oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cisayong.

"Dulunya lahan ini adalah tempat pembuangan sampah karena tanahnya tidak produktif," kata Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin di Tasikmalaya, Sabtu sore.

Lapangan yang diberi nama Sakti Lodaya menghampar di lahan terasering yang diapit oleh Gunung Galunggung dan kawasan perbukitan berudara sejuk.

Baca Juga: Shin Tae-yong Beri Tanggapan Tentang Pemanggilan Stefano Lilipaly ke Timnas

Hamparan rumput hijau berjenis zoysia matrella linmer menutup rapat setiap celah tanah pada area lapangan bola dengan luas berstandar kesebelasan. pada sisi lapangan terpasang area joging.

"Rumput ini sudah setara lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS), bahkan standar FIFA. Rumput kami manfaatkan dari hasil budidaya masyarakat di sini," katanya.

Fasilitas Sakti Lodaya terbagi atas tiga zona, selain lapangan untuk pertandingan kesebelasan, juga dilengkapi lapangan latih seluas 42x25 meter persegi.

Selain itu, petugas desa juga melengkapi area Taman Lansia seluas 120 meter persegi yang membelah area lapangan sepakbola dengan lapangan latihan.

"Ini bagian dari program Sayang Pada Lansia dalam rangka memperingati HLUN 2022. ini tindak lanjut dengan menyediakan fasilitas untuk para lansia karena ada jalur joging, batu terapi, tanaman yang bikin segar mata lansia," katanya.

Baca Juga: Tokyo Verdy Lepas Pratama Arhan ke Timnas, Netizen Bukan Main Girangnya

Lahan seluas total hampir 5.000 meter persegi berstatus tanah kas desa itu direnovasi sejak 2018 dengan menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait