Sukabumi Makin Cakap Digital: Ratusan Anak Muda Serukan Gerakan Internet Sehat

Acara itu berlangsung di Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi di jalan raya Cibolang, dalam Roadshow Workshop Literasi Digital Jawa Barat.

Andi Ahmad S
Senin, 30 Mei 2022 | 14:35 WIB
Sukabumi Makin Cakap Digital: Ratusan Anak Muda Serukan Gerakan Internet Sehat
Roadshow Workshop Literasi Digital Jawa Barat [Internetsehat]

SuaraJabar.id - Ratusan anak muda di Sukabumi menyerukan Internet Sehat dengan mengkampanyekan gerakan cakap digital, Senin (30/5/2022).

Acara itu berlangsung di Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi di jalan raya Cibolang, dalam Roadshow Workshop Literasi Digital Jawa Barat.

Acara tersebut turut diinisiasi oleh ICT Watch, Suara.com, Kominfo, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, dan Sukabumiupdate, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan Universitas Nusa Putra.

Acara tersebut tak hanya diikuti oleh mahasiswa Nusa Putra tapi juga dari sejumlah kampus dan lembaga serta organisasi kepemudaan, hingga sekolah yang ada di Sukabumi, seperti SMKN 1 Kota Sukabumi, SMKN 1 Cibadak, SMA PU Albayan Cibadak, SMAN Parakansalak, dan SMKS Teknika Cisaat.

Baca Juga:Kronologi Ridwan Kamil Dinas dari Italia, Inggris Hingga Ikut Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz di Swiss

Literasi digital menjadi tantangan bagi Indonesia yang memiliki pengguna Internet tak kurang dari 204,7 juta jiwa, dengan 191,4 juta diantaranya adalah pengguna media sosial.

Ini jadi tantangan tersendiri, karena penggunaan media sosial yang besar itu belum seiring dengan dengan kemampuan literasi digital yang memadai warganet Indonesia.

"Khususnya dalam berpikir kritis, etika bermedia sosial, menghormati privasi, serta menjaga data pribadi dan keamanan digitalnya," tulis Roadshow Workshop Literasi Digital Jawa Barat dalam rilisnya.

Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, maka penggunaan Internet justru akan meningkatkan problematika tersendiri. Mulai dari maraknya hoaks, pencurian data pribadi serta ujaran kebencian / SARA.

Disisi lain, Internet, termasuk penggunaan media online, media sosial dan media percakapan secara positif, kreatif dan produktif diyakini dapat dibuktikan sebagai salah satu upaya mendorong roda perekonomian baik di tingkat individu, komunitas maupun kewilayahan tertentu.

Baca Juga:Masih Memantau Pencarian Eril di Swiss, Ridwan Kamil Diberi Izin Hingga 4 Juni 202

Internet menjadi kanal unggulan dalam mempromosikan potensi perekonomian suatu daerah, semisal potensi wisata, potensi produksi UMKM serta potensi agrikultur yang selaras dengan kegigihan individual dan kerja kolaborasi komunal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak