facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Buntut Tragedi di GBLA, Bobotoh Gelar Aksi Unjuk Rasa: Manajemen Persib Tak Pernah Dengar Suara Kami

Galih Prasetyo Senin, 20 Juni 2022 | 08:17 WIB

Buntut Tragedi di GBLA, Bobotoh Gelar Aksi Unjuk Rasa: Manajemen Persib Tak Pernah Dengar Suara Kami
Aksi unjuk rasa bobotoh di depan Graha Persib (Ayobandung.com)

"Manajemen selalu tidak pernah menganggap suara kami," kata perwakilan Bobotoh.

SuaraJabar.id - Puluhan suporter Persib Bandung gelar aksi unjuk rasa buntut dari tewasnya rekan mereka di Stadion GBLA saat menonton pertandingan melawan Persebaya dalam lanjutan Piala Presiden 2022, Jumat 17 Juni 2022.

Aksi unjuk rasa ini digelar Bobotoh di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Dalam orasinya, perwakilan Bobotoh meminta manajemen klub untuk tanggung jawab terkait tragedi tersebut.

Aksi terjadi pada Minggu (19/6) malam. Puluhan bobotoh tiba di Graha Persib sekira pukul 19.50 WIB. Sembari mengenakan baju serba hitam, mereka membawa spanduk panjang bertuliskan 'Bobotoh Berduka' atas kematian 2 Bobotoh yang menurut polisi kehabisan nafas akibat berdesakan.

"Kami datang ke sini membawa kecintaan, kebanggaan dan perhargaan kepada Persib. Tapi manajemen selalu tidak pernah menganggap suara kami," ujar perwakilan bobotoh seperti dikutip dari Ayobandung--jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Kenapa 2 Orang Bobotoh Meninggal? Ini Penyebab Kematian Suporter Persib Bandung

Bobotoh meminta manajemen Persib dan pihak Panpel untuk bisa mengevaluasi diri secara tuntas. Hal ini lantaran tragedi kesekian kalinya yang tak pernah dievaluasi oleh manajemen.

"Panpel harus tanggung jawab, manajemen harus dievaluasi. Karena tidak ada nyawa seharga sepak bola. Kejadian ini berulang dan tak ada upaya lain untuk mencegah hal serupa terjadi. Ini kelalaian Panpel. Panpel harus keluar, harus ada evaluasi dan tanggung jawab," tambah perwakila bobotoh lainnya.

Selain aksi itu, Puluhan bobotoh ini turut mengibarkan bendera dengan lambang Persib setengah tiang di sana.

Selain menyampaikan protes melalui pengeras suara, mereka pun turut menyalakan flare di lokasi aksi unjuk rasa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait