facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dipakai Holywing untuk Promosi Miras, MES: Muhammad dan Maria bukan Sekedar Nama

Ari Syahril Ramadhan Senin, 27 Juni 2022 | 13:20 WIB

Dipakai Holywing untuk Promosi Miras, MES: Muhammad dan Maria bukan Sekedar Nama
Enam tersangka kasus penistaan agama terkait promo miras gratis Holywings pakai nama Muhammad dan Maria. [Suara.com/M Yasir]

Selain Muhammad, nama Maria juga terdapat dalam ajaran agama Islam. Yakni sebagai sosok wanita suci di dalam Islam bahkan menjadi nama satu surah di Al Quran.

SuaraJabar.id - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah atau MES DKI Jakarta, Tito Maulana mengingatkan nama Muhammad dan Maria bukanlah sekedar nama.

Bagi umat Islam kata dia, Muhammad bukan sekedar 'whats in a name' tetapi berasal dari sosok manusia terbaik utusan Allah bagi seluruh umat.

Selain Muhammad, nama Maria juga terdapat dalam ajaran agama Islam. Yakni sebagai sosok wanita suci di dalam Islam bahkan menjadi nama satu surah di Al Quran.

"Dilihat dari sudut pandang ekonomi syariah sebagai ekonomi yang berdaulat, berkeadilan dan terbuka sesuai dengan maqosith syariah berdasarkan alquran dan sunnah. Prinsipnya adalah selalu mengedepankan keberkahan dan menentang kezhaliman, zhalim itu sendiri adalah semua hal yang tidak menempatkan sesuatu pada haknya," ujarnya, Senin dikutip dari Ayobandung.com--jejaring Suara.com.

Baca Juga: Holywings Bikin Iri Tempat Usaha Lain, Izinnya Restoran Tapi Beroperasi Hiburan

Pernyataan itu terkait kasus penggunaan nama Muhammad dan Maria untuk promosi minuman beralkohol yang dilakukan Holywings.

"Kasus yang terjadi pada Holywings membuat masyarakat ekonomi syariah DKI Jakarta mengingatkan agar tidak terjadi lagi kedzaliman dan menghalalkan segala cara dalam semua aktifitas ekonomi termasuk marketing campaign yang berujung kepada tindakan SARA," kata Tito.

MES DKI mengimbau agar semua pihak tetap tenang dan bijak menyikapi persoalan ini. Serta menyerahkan semua penyelesaian kepada pihak yang berwajib. Tito berharap tidak terjadi lagi kasus berpotensi menyebabkan konflik seluruh masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menyatakan dirinya menerima permintaan maaf dari salah satu pemegang saham Holywings, Hotman Paris terkait kasus penggunaan nama Muhammad sebagai promosi minuman beralkohol yang dilakukan oleh Holywings.

Permohonan maaf itu diketahui dari sebuah video yang diunggah Hotman Paris di akun Instagram miliknya, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Ketua MUI Maafkan Hotman Paris soal Kasus Holywings: Anak Buah Abang Terlalu Kreatif

Cholil Nafis mengatakan, sebagai orang Islam, dirinya tentu akan memaafkan kesalahan tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait