facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Ada Lagi Ingar Bingar Live Music, Begini Kondisi Dua Holywings di Bandung Usai Ditutup Sementara

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 28 Juni 2022 | 22:38 WIB

Tak Ada Lagi Ingar Bingar Live Music, Begini Kondisi Dua Holywings di Bandung Usai Ditutup Sementara
Dua lokasi outlet Holywings di Kota Bandung resmi ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, imbas dari promosi miras bermuatan SARA. [Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra]

"Kita menajemen Holywings menutup ini tanpa ada paksaan dengan suka rela," ujarnya.

SuaraJabar.id - Manajemen Holywings memutuskan untuk menutup dua lokasi outlet Holywings di KKota Bandung yakni di Paskal dan Karang Sari.

Dua outlet Holywings di bandung itu resmi ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan ini merupakan imbas dari promosi minuman keras yang mengandung SARA di Jakarta beberapa waktu lalu.

Perwakilan Manajemen Holywings, Erik menyebut pihaknya melakukan penutupan dua outlet yang ada di Kota Bandung di Paskal Hypersquare dan Karang Sari ini dilakukan tanpa paksaan pihak manapun.

"Jadi terkait Holywings di dua lokasi, Paskal dan Karang Sari, kita menajemen Holywings menutup ini tanpa ada paksaan dengan suka rela, merujuk pada kondisi kota bandung agar lebih kondusif," ujar Erik di Holywings Paskal, Selasa (28/6/2022) malam.

Meski begitu, Erik menegaskan penutupan dua lokasi Holywings di Kota Bandung ini bersifat sementara sampai waktu yang belum dilakukan.

Baca Juga: Disambut Baik oleh Seluruh Pemain Maung Bandung, Ricky Kambuaya Siap Debut Bersama Persib

"Sampai waktu yang belum ditentukan, untuk buka kembali juga masih belum ada ," singkatnya.

Terkait penurunan logo Holywings di kedua lokasi saat peninjauan, Erik menjelaskan hal tersebut dilakukan sesuai keputusan manajemen pusat guna menjaga kondusifitas di Kota Bandung.

Cepatnya perkembangan kontroversi yang melibatkan Holywings, kata dia, membuat manajemen tidak memiliki waktu lebih untuk memikirkan nasib para karyawan. Namun dia memastikan bahwa hingga saat ini belum ada karyawan yang dipulangkan.

“Ini terjadi lumayan cepat ya, jadi kita belum berpikir sampai kesana, tapi belum ada yang dipulangkan,” tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait