Nelayan di Sukabumi Diminta Tetap Waspada Terkait Cuaca Ekstrem

Oleh karenanya Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi mengimbau kepada nelayan yang akan melaut untuk meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem.

Andi Ahmad S
Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:40 WIB
Nelayan di Sukabumi Diminta Tetap Waspada Terkait Cuaca Ekstrem
Ilustrasi gelombang tinggi. [Dokumentasi BPBD Cilacap]

SuaraJabar.id - Kadis Perikanan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah perairan laut Sukabumi akan mengalami gelombang tinggi.

Oleh karenanya Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi mengimbau kepada nelayan yang akan melaut untuk meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem.

"Imbauan ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi dan meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan menimpa nelayan yang sedang melaut, apalagi dalam beberapa hari terakhir ada nelayan yang nyaris tewas karena perahunya karam diterjang gelombang tinggi laut selatan Kabupaten Sukabumi," katanya, mengutip dari Antara.

Maka dari itu, pihaknya tidak hanya sebatas memberikan imbauan melalui surat ataupun media massa, tetapi datang langsung untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh operator kapal, nahkoda, juragan kapal tradisional yang beroperasi di wilayah perairan laut Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:Antisipasi Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, DLH Kota Jogja Pastikan Rutin Lakukan Pemeliharaan

Langkah ini dilakukan jajaran dinas perikanan setempat untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan laut yang menimpa nelayan, karena kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi apalagi saat berada di tengah laut yang awalnya cerah, gelombang landai dan hembusan angin normal bisa berupa dengan cepat.

Seperti hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi, tentunya kondisi cuaca seperti ini bisa membahayakan nelayan yang tengah melaut untuk mencari ikan untuk memenuhi permintaan pasar.

"Kami minta nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut apabila kondisi cuaca tidak mendukung karena risikonya terlalu besar, selain itu nelayan pun agar selalu berkoordinasi dengan Syahbandar untuk mengetahui perkembangan kondisi cuaca minimal enam jam sekali," tambahnya.

Nunung mengatakan meskipun mayoritas nelayan yang ada di Kabupaten Sukabumi berpengalaman dalam mencari ikan di laut, tetapi lebih baik mencari aman, karena keselamatan di atas segalanya.

Di sisi lain, sebelum melaut nelayan pun diminta untuk selalu memeriksa kondisi perahu antisipasi ada bagian yang bocor, retak dan lainnya, kemudian mengecek kondisi mesin kapal dan memastikan tidak ada kerusakan.

Baca Juga:Waspada, 21 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Kemudian memastikan bahan bakar dan perlengkapan lainnya mulai dari alat tangkap, jaket keselamatan dan pelampung tersedia. Dan tidak kalah pentingnya saat hendak melaut logistik seperti makanan, minuman dan obat-obatan aman. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak