"Hydrant kita banyak yang tidak jalan, tidak berfungsi. Satu, itu berkaitan dengan faktor usia dibangunnya hydrant tersebut. Ini kebanyakan berdiri dari puluhan tahun lalu yang memang harus diganti. Kemudian memerlukan anggaran yang cukup besar. Kedua, ketersediaan air dari pihak PDAM juga kurang mendukung," jelasnya.
Riana juga mengimbau agar pemerintah lebih tanggap dalam menangani kebakaran. Riana pun berharap baik gedung-gedung dan kantor dinas dapat memfungsikan sistem proteksi kebakaran.
"Artinya hanya persoalan ketidakseriusan saja terhadap masalah ini dianggap sepele. Padahal saya sudah ingatkan 8 bulan yang lalu, karena pemeliharaan untuk hal itu (kebakaran) itu serius, nyawa manusia. Apalagi di pemkot, termasuk sekolah, ada gak sistem proteksi kebakarannya jalan? Minimal tersedia apar, kan nggak. Kalau sekolah kebakaran baru riweuh," imbuhnya.
Baca Juga:Misteri Mayat Pria tanpa Kelamin dengan Tangan Terborgol Mulai Temui Titik Terang