Breaking News! TPA Sarimukti Kena Sanksi, 4 Daerah di Bandung Raya Bakal Terkena Imbas

TPA Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diberikan sanksi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) akibat pencemaran air lindi

Galih Prasetyo
Selasa, 08 Agustus 2023 | 07:57 WIB
Breaking News! TPA Sarimukti Kena Sanksi, 4 Daerah di Bandung Raya Bakal Terkena Imbas
Breaking News! TPA Sarimukti Kena Sanksi, 4 Daerah di Bandung Raya Bakal Terkena Imbas (Suara.com/Mae Harsa)

SuaraJabar.id - TPA Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diberikan sanksi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) akibat pencemaran air lindi yang masuk ke Sungai Ciganas dan Sungai Cipanauan.

Akibat sanksi administrasi itu, pembuangan sampah ke TPA regional milik Pemprov Jabar itu akan dibatasi mulai 14 Agustus mendatang. Setiap harinya, maksimlah hanya 1.360 ton atau 365 ritase sampah yang dibuang dari empat daerah di Bandung Raya.

Rinciannya, dari Kota Bandung maksimal 868 ton atau 201 rit per hari, dari Kota Cimahi maksimal 143 ton atau 46 ton per hari, Kabupaten Bandung maksimal 257 ton atau 86 rit per hari dan Kabupaten Bandung Barat maksimal 92 ton atau 32 rit per hari.

Koordinator TPA Sarimukti Riswanto mengatakan pihaknya sudah menerima informasi adanya sanksi yang berimbas pada pembatasan pembuangan sampah ke TPA regional tersebut. Namun dirinya memastikan untuk pembuangan hari ini masih normal.

Baca Juga:Dinas Lingkungan Hidup Klaim Tak Ada Kebocoran Air Limbah di TPA Bakung

"Kalau hari ini masih normal. Kalau sanksi surat pembatasan sudah kita terima," kata Riswanto di TPA Sarimukti pada Senin (7/8/2023).

Dia mengungkapkan setiap harinya ada sekitar 1.800-2.000 ton atau 450 rit sampah yang dibuang dari wilayah Bandung Raya ke TPA Sarimukti. Kondisi TPS Sarimukti diakuinya saat ini sudah overload.

"Sekarang itu yang beroperasi ada 3 zona. Ada zona 1, 2 dan 3. Gunungan sampah memang masih ada, tapi sekarang sudah berkurang," ujar Riswanto.

Sekretaris DLH Bandung Barat, Dian Kusmayadi mengatakan pihaknya sudah menerima surat terkait pembatasan sampah yang barus dibuang ke TPA Sarimukti.

"Berdasar surat yang kami terima, kami diminta mengurangi jumlah ritase truk sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti. Kebijakan itu akan berlaku awal September," ujarnya.

Baca Juga:TPA TPST Piyungan Jogja: Sejarah, Konflik, dan Rekomendasi Solusi Pengelolaan Sampah dari Pakar Lingkungan

Dian menjelaskan, rata-rata sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti yakni sebanyak 150 sampai 160 ton per hari dengan hitungan 45 sampai 50 ritase truk sampah per hari.

"Dari surat itu, kami diminta mengurangi pembuangan sampah ke TPA Sarimukti menjadi 32 ritase sampah dengan hitungan 92 ton per hari," kata Dian.

Jika kebijakan itu diterapkan, Dian khawatir terjadi penumpukan di tengah perkotaan Bandung Barat seperti di kawasan Padalarang dan kawasan Lembang. Oleh karena itu, DLH Bandung Barat meminta keringanan agar jumlah ritase yang diizinkan dibuang ke TPA Sarimukti ditambah.

"Setelah kita negosiasi dengan alasan yang masuk akal, akhirnya kita diberi izin penambahan menjadi 39 ritase truk sampah atau sekitar 109,2 ton per hari yang diizinkan dibuang ke TPA," papar Dian.

Dian menjelaskan, sampah yang diproduksi oleh masyarakat Bandung Barat bisa sampai 700 per hari. Angka itu dihitung dari jumlah penduduk Bandung Barat yang mencapai 1,7 juta jiwa.

"Rata-rata setiap satu jiwa memproduksi sampah 0,4 kilogram per hari. Maka bisa dihitung rata-rata sampah yang dihasilkan masyarakat di 16 kecamatan sekitar 680 ton sampai 700 ton per hari," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak