SuaraJabar.id - Gibran Rakabuming Raka calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 titip pesan saat menemui para relawan pendukung di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/12). Gibran meminta relawan pendukungnya untuk mencermati tiap perubahan strategi dari pasangan capres cawapres lain.
Menurut Gibran, perubahan dari paslon nomor urut 1 dan 3 wajib dicermati oleh para relawan. Gibran menyebut bahwa pendukung dua paslon lain tersebut tidak hanya tinggal diam atau melakukan hal sama, hal itu yang wajib dicermati para relawan.
Kita cermati saja, mereka nggak mungkin diam atau melakukan hal hal yang sama," ungkap Gibran, seperti dikutip, Selasa (12/12).
Lebih lanjut, Gibran menjelaskan bahwa para relawan harus turun ke bawah dan mampu beradaptasi serta merespons setiap perubahan strategi dari paslon lain.
Baca Juga:Berkaca Hasil Survei Litbang Kompas, Ganjar-Mahfud MD Wajib Pakai Cara Beda Tarik Minat Gen Z
Gibran juga singgung soal hasil survei yang dikeluarkan Litbang Kompas, Indikator Politik dan Populi Center. Menurut Gibran, dari hasil survei itu, Gibran meminta relawan untuk bisa bergerak cepat dan adaptasi tiap perubahan dari paslon lain.
Pasangan dari Prabowo Subianto itu juga tekankan agar relawannya tidak perlu merespon hal-hal negatif yang ditujukan pada pasangan nomor urut 2 ini.
"Setelah ada rilis survei tersebut, yang harus kita pahami dan kita harus bergerak dengan cepat, adaptasi yang cepat ya. Jadi kalau mereka merubah strategi otomatis kita harus bisa mitigasi juga. Tapi intinya adalah kita tidak perlu menanggapi hal-hal yang berbau negatif,"
"Jadi kita semua tidak perlu terpancing dengan apa apa yang sudah dilontarkan oleh para kompetitor kita," tambahnya.
Soal hasil survei yang tempatkan Prabowo-Gibran tertinggi diantara dua paslon lain, Wali Kota Solo itu meminta agar para pendukungnya tidak terlena dan tidak menjadikan patokan.
Baca Juga:Makan Siang dan Susu Gratis Cuma Program Mengada-ada? Gibran: 76 Negara Sudah Rasakan Manfaatnya
"Ada beberapa lembaga survei yang sudah merilis angka-angkanya. Karena angkanya itu bagus semua, jangan dijadikan patokan. Kita patokannya ke survei yang hasilnya kita jelek ya," ungkapnya.
"embaga survei ini kan per satu minggu atau dua minggu pasti akan keluar terus menerus. pokoknya jangan dijadikan patokan kalau surveinya lagi bagus. Apalagi survei-survei yang di atas 50. Walah itu udah, jangan, jangan, jangan. Apalagi udah di atas 50 itu jangan," tambahnya.
Gibran Rakabuming Raka meminta agar para relawan dan pendukung untuk terus bekerja keras hingga nanti hari H pencoblosan pada 14 Februari 2024.
"Kita terus kerja keras sampai 14 Februari nanti," tegasnya.
Debat Pilpres 2024
KPU telah menetapkan jadwal pelaksanaan debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang akan berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.