"Doakan agar target ini tercapai. Dengan semangat kerja bersama, insya Allah kita mampu," katanya lagi.
Isu strategis juga menyasar sektor perikanan dan garam, dengan pemerintah berencana membangun 20.000 hektare tambak ikan budi daya, terutama di wilayah Cirebon dan Indramayu, yang targetnya mulai tahun 2025 Indonesia tidak lagi mengimpor bahan pokok dari luar negeri.
"Di dalamnya termasuk garam, beras, jagung, dan gula," ujar Zulkifli.
Selain itu, dalam rapat koordinasi tersebut, revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum juga menjadi prioritas pemerintah, untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga:Antisipasi Jalan Putus Akibat Bencana, Jabar Siagakan DRU di 19 Titik
Rapat koordinasi itu, juga membahas mengenai usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan stabilisasi harga jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
"Kami sedang mengatur agar stok mencukupi dan harga tetap stabil," katanya lagi.
Zulkifli menyebutkan bahwa program-program hasil rakor ini, nantinya akan dievaluasi dalam tiga bulan mendatang, dengan pemantauan langsung melalui dashboard dan hotline crisis center.