300 KK Terdampak Luapan Sungai Citalahab, Bupati Ciamis Desak Perbaikan DAS Cepat

Bupati Herdiat Sunarya melaporkan, ada 164 orang yang harus dievakuasi ke masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman dari ancaman bencana banjir saat itu.

Andi Ahmad S
Selasa, 17 Februari 2026 | 22:43 WIB
300 KK Terdampak Luapan Sungai Citalahab, Bupati Ciamis Desak Perbaikan DAS Cepat
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memberikan keterangan pers usai meninjau daerah terdampak banjir di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (17/2/2026). ANTARA/HO-BPBD Ciamis
Baca 10 detik
  • Banjir melanda Kecamatan Pamarican, Ciamis, akibat luapan Sungai Citalahab, berdampak pada sekitar 300 Kepala Keluarga.
  • Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut 164 warga dievakuasi sementara saat banjir terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026.
  • Penanganan serius DAS Citalahab, termasuk perbaikan penahan tanah, ditekankan untuk mencegah terulangnya bencana banjir susulan.

SuaraJabar.id - Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali dilanda bencana banjir. Kali ini, banjir yang menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Pamarican adalah dampak luapan Sungai Citalahab.

Peristiwa ini bukan yang pertama kali, sehingga Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa penanganan daerah aliran sungai harus dilakukan secara serius untuk mencegah kejadian berulang saat musim hujan.

"Ini akibat banjir yang kedua, di Sungai Citalahap, masyarakat yang terdampak ini kurang lebih ada 300 KK," kata Bupati Ciamis usai meninjau daerah yang terdampak banjir di Pamarican, Selasa, 17 Februari 2026.

Bupati Herdiat Sunarya melaporkan, ada 164 orang yang harus dievakuasi ke masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman dari ancaman bencana banjir saat itu.

Baca Juga:Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat, Puasa 1 Ramadan 1447 H Hari Kamis?

"Ada 164 orang yang dievakuasi di masjid, sekarang sudah mulai surut, sebagian juga sudah pada pulang ke rumahnya masing-masing," katanya.

Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa penyebab terjadinya banjir di daerah itu harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan, terutama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, serta membutuhkan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat untuk penanganannya.

"Perbaikan tembok penahan tanah di aliran sungai itu. Ini harus penanganan secepatnya kalau tidak ada penanganan, ada hujan besar, ya pasti banjir lagi,” tegasnya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak