- Autopsi jenazah anak bernama NS dari Jampangkulon telah selesai dilakukan di RS Bhayangkara Setukabumi pada Jumat (20/2/2026).
- Ayah korban, Anwar Satibi, meminta autopsi demi memastikan penyebab kematian putrinya yang ditemukan dengan luka.
- Anwar berpesan kepada orang tua agar mempertahankan pernikahan walau rusak, jangan sampai anak diasuh ibu tiri.
Terakhir, @bcshiir dengan nada sinis menulis, "Akun parodi. Pesannya ya lo jan kemakan sma omongan pelaku yg bilang bkal tobat, klo emng mw sma pelaku dahal lo tau ank lo jdi korban kkekerasan pelaku ya kasih hak asuh anak itu ke ibu kandungnya, udh gini aja bru nyesel!." Komentar ini menyiratkan kekecewaan terhadap kemungkinan pelaku yang tidak tulus dan menyalahkan ayah korban karena tidak menyerahkan hak asuh kepada ibu kandung.
Tragedi yang menimpa NS ini tidak hanya membuka tabir kekerasan, tetapi juga memicu perdebatan sengit tentang dinamika keluarga, tanggung jawab orang tua, dan sistem perlindungan anak di masyarakat.