- Polres Karawang menyosialisasikan rekayasa lalu lintas (one way, contra flow, ganjil genap) untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
- Sistem one way berlaku 17-20 Maret 2026 dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang-Solo.
- Sebanyak 1.756 personel gabungan akan mengamankan mudik lebaran di empat kategori pos mulai dari pengamanan arus hingga wisata.
SuaraJabar.id - Guna memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2026, Polres Karawang mulai menyosialisasikan penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan Gerbang Tol Cikampek Utama.
Skema yang akan diberlakukan mencakup sistem satu arah atau one way, lawan arus contra flow, dan ganjil genap, sebagai upaya antisipasi lonjakan kendaraan menuju kampung halaman.
Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa sejumlah skema rekayasa lalu lintas ini disiapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan serta menjaga kelancaran arus mudik di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Trans Jawa.
Salah satu rekayasa lalu lintas utama yang akan diterapkan adalah sistem one way. Skema ini akan diberlakukan pada ruas jalan dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang-Solo.
Baca Juga:Mau ke Bogor atau Bekasi? Cek Jadwal Pembukaan Tol Japek II Selatan Mulai 15 Maret
Periode pemberlakuannya adalah dari tanggal 17–20 Maret 2026, dan akan aktif mulai pukul 12.00 hingga 00.00 WIB setiap harinya.
Sementara contra flow diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek KM 47-70 pada 17-22 Maret 2026 dengan waktu menyesuaikan kondisi arus lalu lintas di lapangan.
Mengenai sistem ganjil genap, itu akan diberlakukan pada 20 Maret 2026 pukul 14.00-00.00 WIB di ruas Tol Karawang Barat KM 47 hingga Kalikangkung KM 414 serta Tol Tangerang hingga Merak.
Pihak dari Polres Karawang mengimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan pada musim mudik lebaran.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyampaikan, pengamanan akan dibagi ke dalam beberapa fase, mulai dari arus mudik, pengamanan Sholat Ied, hingga pemantauan destinasi wisata selama libur panjang.
Baca Juga:Daftar 18 Titik Pos Mudik di Bekasi: Tempat Istirahat Nyaman Bagi Pemudik Lelah
Sebanyak 1.756 personel gabungan akan diturunkan selama pengamanan mudik-balik lebaran. Para personel lintas sektoral akan ditempatkan di empat kategori pos, yakni Pos Terpadu satu titik, Pos Pelayanan empat titik, Pos Pengamanan 17 titik dan Pos Objek Wisata 11 titik.