Mantan Akuntan Bongkar 'Manipulasi' Bahan Pangan MBG, SPPG Lembursitu Klarifikasi: Miskom

Dapur SPPG Lembursitu 2 klarifikasi tudingan korupsi MBG. Kepala SPPG sebut terjadi miskomunikasi dan kekurangan bahan, bukan korupsi.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 11 Maret 2026 | 17:58 WIB
Mantan Akuntan Bongkar 'Manipulasi' Bahan Pangan MBG, SPPG Lembursitu Klarifikasi: Miskom
Ilustrasi MBG. Kepala SPPG Lembursitu 2 Sukabumi klarifikasi tudingan korupsi di program MBG. [bgn.go.id]
Baca 10 detik
  • Kepala SPPG Lembursitu 2 Tanggapi pengakuan mantan akuntan yang menuduh adanya korupsi
  • Ada kesalahpahaman serta kurangnya komunikasi antara akuntan dengan tim dapur
  • Tambahan pangan dilakukan untuk menutup kekurangan bahan pangan yang dibutuhkan pada hari itu

SuaraJabar.id - Pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembursitu 2 akhirnya angkat bicara terkait video viral di media sosial yang menuding adanya dugaan korupsi dalam pengadaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dapur SPPG Lembursitu 2 berlokasi di Jalan Pelabuhan II, Kampung Salakaso, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Dalam video yang beredar, seorang perempuan yang mengaku sebagai mantan akuntan dapur MBG menuding adanya dugaan manipulasi dalam pengadaan bahan pangan, khususnya beras.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala SPPG Lembursitu 2, Fikri Febriansyah, menegaskan bahwa persoalan yang terjadi sebenarnya dipicu oleh kesalahpahaman serta kurangnya komunikasi antara akuntan dengan tim dapur, termasuk ahli gizi.

Baca Juga:Mantan Akuntan Bongkar "Permainan" Pengadaan Beras Program MBG di Sukabumi: Data Dimanipulasi

Menurut Fikri, pada hari yang dipermasalahkan memang terjadi kekurangan sejumlah bahan makanan. Kondisi itu membuat pihak dapur harus segera melakukan pembelian tambahan pada dini hari agar proses penyediaan makanan tetap berjalan.

“Awalnya ini terjadi miss komunikasi antara akuntan dengan ahli gizi, juga tidak ada laporan. Saat itu memang ada kekurangan beras, ayam, dan buah. Karena terjadi pada dini hari, kami harus segera membeli tambahan langsung ke koperasi agar kebutuhan dapur bisa terpenuhi,” ujarnya saat ditemui sukabumiupdate.com, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, pembelian tambahan tersebut dilakukan untuk menutup kekurangan bahan pangan yang dibutuhkan pada hari itu.

Fikri menyebutkan tambahan beras yang dibeli mencapai sekitar tiga karung atau sekitar 75 kilogram, sementara tambahan ayam sekitar 40 kilogram.

Fikri juga memaparkan bahwa setiap bahan makanan yang datang ke dapur selalu melalui proses penyortiran terlebih dahulu untuk memastikan kualitasnya layak digunakan. Dalam beberapa kasus, ditemukan bahan yang rusak atau tidak sesuai standar sehingga harus segera diganti.

Baca Juga:Titik Krusial Bogor-Sukabumi Macet Total saat Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya di Sini!

“Biasanya barang datang sesuai dengan PO awal, tapi setelah disortir ada yang rusak atau busuk, termasuk beras. Karena itu kami harus segera mencari pengganti di dini hari dan kembali memesan ke koperasi. Saat proses pemesanan tambahan itu, akuntan sedang sakit dan tidak berada di dapur,” jelasnya.

Setelah video pengakuan mantan akuntan tersebut viral, pihak SPPG Lembursitu 2 langsung melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan guna membahas persoalan yang terjadi.

“Saya langsung menghubungi akuntan yang bersangkutan untuk berdiskusi dan melakukan pengecekan bersama, karena memang ada penambahan bahan pada hari tersebut,” kata Fikri.

Terkait isu pemecatan yang turut beredar di media sosial, Fikri menegaskan bahwa tidak ada pemecatan. Menurutnya, yang terjadi adalah pengalihan tugas setelah dilakukan pembicaraan dengan pihak terkait.

“Informasi pemecatan itu tidak benar. Yang ada adalah pengalihan tugas setelah kami berdiskusi dengan mitra. Dari awal sebenarnya sudah ada permintaan untuk dipindahkan. Kami juga menjelaskan bahwa hal itu terkait evaluasi, terutama soal penelitian data dan komunikasi yang dinilai masih kurang,” ujarnya.

Fikri menambahkan, pihaknya juga telah melakukan komunikasi lanjutan dengan mantan akuntan tersebut guna memberikan klarifikasi terkait informasi yang berkembang di publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak