- Tol Fungsional Bocimi Seksi 3 mencatat rekor tertinggi, dilintasi 2.403 kendaraan pada H-3 Lebaran 2026.
- Jalur arteri Kabupaten Sukabumi terpantau ramai lancar; 74 personel disiagakan mengawal mudik.
- Polisi memprediksi puncak arus lalu lintas diprediksi terjadi pada H-1 hingga H+1 Lebaran.
SuaraJabar.id - Suhu aspal di wilayah Kabupaten Sukabumi perlahan mulai memanas menyambut gelombang eksodus perantau. Memasuki H-3 Lebaran 2026, denyut nadi lalu lintas mulai menunjukkan peningkatan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Satu indikator paling nyata terekam jelas di pintu masuk jalur fungsional Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3.
Jalan "ninja" bebas hambatan ini sukses mencetak rekor harian perdananya, memuntahkan tak kurang dari 2.400 unit kendaraan hanya dalam tempo satu hari.
Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, membenarkan lonjakan drastis tersebut. Menurutnya, angka ini menjadi yang tertinggi sejak palang pintu jalur fungsional tersebut diangkat lima hari yang lalu.
Baca Juga:Ogah Tua di Jalan: Ratusan Ribu Pemudik Jabar Serbu Kereta hingga Whoosh Jelang Lebaran
“Untuk Tol fungsional Bocimi Seksi 3 memang mengalami tren peningkatan yang sangat tajam. Kendaraan yang masuk hari ini mencapai 2.403 unit. Itu adalah angka paling banyak jika dikomparasi dengan lima hari operasional yang sudah berjalan,” beber AKP Hidayat dikutip dari Sukabumiupdate.com, Rabu (18/3/2026).
Buku catatan Satlantas Polres Sukabumi merekam jelas grafik napas pemudik yang terus menanjak tajam dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai perbandingan, pada hari pertama pembukaan Sabtu (14/3/2026), tol ini dilintasi 1.496 kendaraan. Sempat turun sedikit pada Minggu (15/3/2026) di angka 991 kendaraan.
Namun sejak Senin (16/3/2026), angkanya kembali meroket ke 1.346 unit, Selasa (17/3/2026) menyentuh 1.522 unit, hingga akhirnya "pecah telur" di atas 2.400 unit pada Rabu (18/3/2026).
Meski Tol Bocimi mencatat rekor, pemandangan sedikit berbeda justru terlihat di jalur arteri (jalan nasional non-tol) wilayah hukum Polres Sukabumi.
Baca Juga:Pemerintah Belum Ketuk Palu, Ratusan Jemaah DKM Abu Bakar Shidiq di Sukabumi Mantap Lebaran Hari Ini
Hingga H-3 ini, kondisinya secara umum terpantau ramai namun masih sangat mengalir lancar. Arus aspal didominasi kuat oleh pelat kendaraan pemudik yang merangsek masuk dari arah Ibu Kota Jakarta dan tetangga terdekat, Bogor.
Untuk mengawal kelancaran eksodus ini, Satlantas Polres Sukabumi tak mau kecolongan.
“Untuk jalur arteri sendiri situasinya masih ramai lancar, roda berputar dengan baik. Kami menyiagakan penuh 74 personel tangguh di titik-titik krusial untuk mengawal keamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026,” garansi Hidayat.
Meski tercatat ada peningkatan, pihak kepolisian melempar peringatan (warning) keras kepada masyarakat. Puncak arus lalu lintas (peak season) sejatinya belum meledak.
Polisi memprediksi, "tsunami" kendaraan baru akan benar-benar menghantam Sukabumi pada H-1 hingga H+1 Lebaran.
“Puncak arus mudik murni kami perkirakan belum terjadi hari ini. Ledakannya kemungkinan besar di H-1 atau H+1. Ini karena karakter unik Sukabumi yang bukan sekadar jalur pelintasan mudik, melainkan destinasi utama akses wisata bagi warga dari luar kota,” jelasnya menganalisis medan.