- Seorang ibu 61 tahun bernama Ade Suryati diturunkan paksa sopir Elf di Pamoyanan saat menuju Tasikmalaya.
- Karena kebingungan, ia berjalan kaki 3 kilometer hingga bertemu Posko Baznas Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (19/3/2026).
- Petugas Baznas memberikan pemeriksaan kesehatan lalu mengantarkan Ade Suryati pulang dengan mobil operasional ke rumahnya.
SuaraJabar.id - Di sela keriuhan arus mudik Jalan Raya Ciawi-Pamoyanan, terselip sebuah kisah pilu yang nyaris berakhir tragis.
Ade Suryati, seorang ibu berusia 61 tahun, harus merasakan pahitnya dikhianati oleh keadaan. Bermaksud pulang ke pelukan keluarga di Tasikmalaya, ia justru diturunkan paksa oleh sopir angkutan Elf di kawasan Pamoyanan, jauh dari titik tujuannya.
Tanpa arah dan didera kebingungan, warga Desa Margamulya ini tidak punya pilihan lain. Dengan sisa tenaga di usia senjanya, ia nekat menyusuri aspal panas, berjalan kaki sejauh 3 kilometer di tengah deru kendaraan yang melintas.
“Saya bingung, tidak tahu jalan. Akhirnya saya terus saja jalan kaki sampai ketemu Posko Baznas untuk minta tolong diantarkan pulang,” kenang Ade dengan nada getir saat ditemui di Posko Baznas Kabupaten Tasikmalaya dekat Ampera Waterpark, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga:Teror Subuh di Jalur Mudik Sukabumi: Pasutri Loncat dari Motor Hindari Tebasan Celurit Begal
Beruntung, langkah kakinya yang gontai terhenti di titik yang tepat. Petugas Baznas yang sigap langsung merangkulnya, memberikan pemeriksaan kesehatan, hingga memastikan fisiknya stabil sebelum mengantarkannya pulang menggunakan mobil operasional.
"Kami pastikan beliau fit dan bugar terlebih dahulu sebelum dievakuasi ke kediamannya di Kecamatan Sukaresik," ujar salah satu petugas.
Tangis haru keluarga pun pecah saat Ade tiba dengan selamat di rumah, mengakhiri perjalanan panjang yang penuh peluh tersebut.
Apresiasi pun mengalir deras dari perangkat desa setempat. Ketua RT, Hendra, menyebut bantuan ini sangat berarti bagi warganya yang nyaris kehilangan arah di tengah hiruk-pikuk arus mudik.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan posko pelayanan bukan sekadar formalitas, melainkan sandaran bagi mereka yang membutuhkan pertolongan darurat.
Baca Juga:Tragedi Mata Mengantuk di Tanjakan Maut Cibeka: Pikap Pemudik Hantam Pembatas Jalan
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Lansia Tersesat Usai Diturunkan dari Elf, Petugas Baznas Tasikmalaya Sigap Antar Pulang"