- Pada H+4 Idulfitri 1447 H (24/3/2026), Kota Banjar mengalami gelombang arus balik pemudik besar-besaran.
- Stasiun Kereta Api Banjar mencatat 1.232 penumpang berangkat pada hari tersebut, memilih kereta untuk menghindari kemacetan darat.
- Puncak arus balik kereta api terjadi dua hari sebelumnya (22 Maret) dengan 1.480 penumpang berangkat dari Banjar.
Gelombang arus balik rupanya tak hanya memonopoli jalur besi. Di jalur aspal, Terminal Tipe A Banjar juga mulai menunjukkan grafik yang "mendidih".
Kepala Pengawas Terminal Tipe A Banjar, Jenny Mariya Wirandani, mengonfirmasi bahwa mesin-mesin bus antar-kota dan antar-provinsi (AKAP) sejak pagi tak henti menderu mengangkut kepulangan para perantau.
“Aktivitas arus balik pemudik di Terminal Banjar saat ini sudah sangat terasa pekatnya. Kami memprediksi bahwa puncak arus balik di terminal bus ini justru akan meledak pada hari ini juga (Selasa), dan eskalasinya masih akan terus merayap naik hingga tengah malam nanti,” jelas Jenny.
Menurut Jenny, faktor utama meledaknya Terminal Banjar hari ini sangat sederhana dan logis.
Baca Juga:Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan
“Puncaknya harus malam ini. Soalnya, besok pagi instansi pemerintah dan mayoritas perusahaan swasta sudah mewajibkan karyawannya untuk fingerprint (mulai hari kerja normal),” pungkasnya.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "H+4 Lebaran, Stasiun Banjar Dipadati Arus Balik Pemudik"