Nekat Bawa Keluarga di Bak Terbuka Masuk Tol Bocimi, Pikap Asal Jakarta Dicegat Paksa Polisi

mobil pikap di GT Parungkuda pada Selasa (24/3/2026) dihentikan polisi karena mengangkut belasan keluarga saat arus balik Lebaran

Wakos Reza Gautama
Selasa, 24 Maret 2026 | 19:58 WIB
Nekat Bawa Keluarga di Bak Terbuka Masuk Tol Bocimi, Pikap Asal Jakarta Dicegat Paksa Polisi
Mobil pikap yang bawa penumpang hampir terobos tol Bocimi Parungkuda, Selasa (24/3/2026). [sukabumiupdate]
Baca 10 detik
  • Seorang pengendara pikap bernama Sanudin di GT Parungkuda pada Selasa (24/3/2026) dihentikan polisi karena mengangkut belasan keluarga di bak terbuka saat arus balik Lebaran.
  • Petugas Satlantas Polres Sukabumi tegas melarang kendaraan bak terbuka bermuatan manusia memasuki jalan tol karena melanggar aturan keselamatan lalu lintas.
  • Polisi memperingatkan bahwa mengangkut penumpang di bak pikap jalan tol sangat berbahaya karena tidak memiliki standar keamanan benturan fatal.

SuaraJabar.id - Suasana arus balik Lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Parungkuda, Selasa (24/3/2026), diwarnai sebuah drama kecil namun sarat akan pelajaran keselamatan.

Raut wajah kesal, bingung, dan bercampur peluh kelelahan tak bisa disembunyikan dari paras Sanudin, seorang pria asal Jakarta.

Niat hati ingin memangkas waktu tempuh pulang kampung melalui mulusnya aspal Tol Bocimi, langkahnya justru dihentikan paksa oleh barikade petugas kepolisian.

Sanudin bukanlah mengendarai mobil penumpang biasa (minibus). Ia duduk di balik kemudi sebuah mobil pikap (bak terbuka).

Baca Juga:Garut-Bandung Macet Horor! 5 Ribu Kendaraan Padati Leles, Polisi Tarik-Ukur Skema Buka Tutup

Ironisnya, di bak belakang kendaraan niaga tersebut, belasan anggota keluarganya, yang bertindak layaknya barang muatan, tengah duduk berdesakan terpanggang terik matahari.

Bermodalkan nekat menembus padatnya arus balik libur Lebaran, Sanudin mencoba merangsek masuk ke akses gerbang tol yang saat itu tengah diberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way).

Melihat pelanggaran kasat mata yang sangat membahayakan nyawa tersebut, petugas Satlantas Polres Sukabumi yang berjaga di mulut tol langsung bertindak tegas menghalau laju pikap Sanudin.

Tindakan penyekatan polisi itu sempat memicu ketegangan. Sanudin yang merasa sudah di ujung tanduk karena kelelahan, melampiaskan rasa frustrasinya. Ia mengaku sudah hampir dua jam mati kutu tertahan di jalur arteri (jalan nasional) yang macet parah.

“Saya ini dari tadi (di jalan), iya sekarang rencananya mau pulang (ke Jakarta). Makanya saya mau masuk tol biar cepat, tapi kok nggak bisa? Kenapa? Katanya nggak boleh masuk,” protes Sanudin di lokasi kejadian, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga:Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor

Sanudin berkilah, keputusannya memaksakan diri masuk tol semata-mata demi menyelamatkan rombongan keluarganya di bak belakang yang mulai menjerit kepanasan dan kelelahan.

“Udah satu jam ini macet, mau dua jam malah. Saya minta tolong kebijakannya biar bisa putar balik atau masuk tol, kasihan ada orang (keluarga saya) di bak belakang, kepanasan! Kalau di belakang kosong (nggak ada orang), ya saya masa bodoh lah mau macet juga,” kilahnya beralasan.

Sempat terjadi adu argumen alot antara sopir pikap tersebut dan petugas piket di lokasi. Namun, setelah polisi memberikan pemahaman humanis namun tegas terkait risiko fatal jika terjadi kecelakaan di jalan bebas hambatan, tensi perlahan menurun.

Sanudin akhirnya menyerah, memilih mengikuti arahan petugas, dan meminta bantuan untuk memandu kendaraannya memutar balik.

Insiden Sanudin ini menjadi trigger (pemicu) bagi pihak kepolisian untuk kembali mengeluarkan warning (peringatan) keras berskala nasional.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar, menegaskan bahwa tindakan mengusir pikap berpenumpang dari jalan tol bukanlah bentuk arogansi aparat, melainkan murni penegakan hukum demi melindungi nyawa masyarakat itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak