- Insiden penusukan terjadi di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi pada Senin (23/3/2026) malam, menyebabkan tewasnya RR.
- Motif utama penyerangan berdarah tersebut dipicu oleh perselisihan sepele mengenai selisih harga minuman keras.
- Polres Sukabumi Kota menangkap tiga pelaku, BH, BK, dan R, pada Kamis dini hari (26/3/2026) beserta barang bukti.
SuaraJabar.id - Malam dingin di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (23/3/2026), mendadak berubah menjadi panggung horor.
Niat hati RR (29) dan rekannya S (36) untuk menikmati malam dengan seteguk minuman keras jenis Intisari, justru berujung pada jemputan maut yang tragis. Nyawa RR melayang, bukan karena racun di dalam botol, melainkan akibat tajamnya bilah pisau yang menembus perutnya.
Kini, tabir gelap di balik insiden berdarah di Kampung Sudajaya Hilir, Kelurahan Jayaraksa itu mulai tersingkap. Tim Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota berhasil menyeret para pelaku dari persembunyian mereka ke balik jeruji besi.
Tragedi ini bermula dari hal yang sangat sepele yaitu selisih harga. Malam itu, sekitar pukul 22.00 WIB, RR dan S mendatangi sebuah kios jamu milik salah satu pelaku.
Baca Juga:Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
Mereka bermaksud membeli minuman keras bermerek Intisari. Namun, saat transaksi terjadi, jumlah uang yang diserahkan korban dianggap tidak sesuai dengan harga yang dipatok penjual.
Kata-kata kasar mulai terlontar, nada bicara meninggi, hingga tensi memuncak menjadi bentrokan fisik. Di bawah pengaruh ego dan rasa tersinggung, ketiga pelaku yakni BH (40), BK (40), dan R (29) tak lagi mampu membendung emosi.
"Motif sementara karena tersinggung. Para pelaku mengaku kesal terhadap korban yang kerap membeli minuman namun tidak membayar sesuai harga," ungkap Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Sujana Awin Umar, Sabtu (28/3/2026).
Perkelahian itu berlangsung brutal. Para pelaku yang sudah gelap mata menggunakan apa saja yang ada di tangan mereka sebagai senjata.
Sebilah pisau sepanjang 30 sentimeter menjadi eksekutor utama yang merobek perut RR. Tak berhenti di situ, korban lainnya, S, menjadi sasaran empuk hantaman botol minuman dan batang bambu hingga babak belur.
Baca Juga:Jebakan Maut di Balik Surutnya Pantai Cikadal: Berjalan Kaki ke Pulau Mandra, Pulang Berkalang Duka
RR sempat dilarikan ke rumah sakit dengan luka tusukan serius di bagian perut. Namun, takdir berkata lain. Luka yang terlalu parah membuatnya mengembuskan napas terakhir, meninggalkan duka mendalam dan jejak darah di aspal Lingkar Selatan.
Polisi tidak tinggal diam. Tim Unit 1 Jatanras segera melakukan perburuan intensif. Hasilnya, pada Kamis dini hari (26/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, trio pelaku BH, BK, dan R yang merupakan warga Citamiang dan Warudoyong berhasil diciduk tanpa perlawanan berarti.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti mengerikan yang menjadi saksi bisu kekejian malam itu yakni satu bilah pisau 30 cm, sebatang bambu, pecahan botol, hingga satu dus minuman Intisari yang menjadi pemicu keributan.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Tersinggung, Motif Penusukan di Lingkar Selatan Sukabumi: 3 Terduga Pelaku Diamankan"