Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban

Program "Gift of Hope" di Sedayu City mengajak warga berdonasi buku dan alat tulis di ruang publik, mengubah gaya hidup urban menjadi aksi sosial yang lebih bermakna.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 09 April 2026 | 17:16 WIB
Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban
Ilustrasi buku anak (unsplash.com/kaprion)
Baca 10 detik
  • Program Gift of Hope & Donasi Buku 2.0 diselenggarakan di Sedayu City Kelapa Gading sejak 15 Maret hingga 15 Mei 2026.
  • Masyarakat mendonasikan buku serta alat tulis di berbagai titik ruang publik untuk mendukung pendidikan anak-anak panti asuhan setempat.
  • Gerakan kolektif ini berhasil mengintegrasikan aksi sosial ke dalam rutinitas belanja pengunjung di kawasan gaya hidup masyarakat urban.

SuaraJabar.id - Aktivitas berbagi kini tak lagi identik dengan momen tertentu. Di tengah gaya hidup masyarakat urban yang dinamis, muncul tren baru yang memadukan kepedulian sosial dengan aktivitas sehari-hari.

Salah satunya terlihat dalam program Gift of Hope – Donasi Buku 2.0 yang digelar di Sedayu City Kelapa Gading.

Program yang berlangsung sejak 15 Maret hingga 15 Mei 2026 ini menghadirkan cara sederhana bagi masyarakat untuk berkontribusi, yakni dengan menyumbangkan buku dan alat tulis di sejumlah titik seperti Old Shanghai, Grand Waterfront, Suite Life, dan Kampoeng Seafood. Dari ruang-ruang publik tersebut, lahir gerakan kolektif yang perlahan mengubah kebiasaan, dari sekadar konsumsi menjadi aksi berbagi.

Fenomena ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang sengaja membeli buku baru untuk didonasikan. Bagi mereka, berbagi kini menjadi bagian dari pengalaman berkunjung yang lebih bermakna.

Baca Juga:Demokrasi Indonesia Terancam? Studi Terbaru Ungkap Fakta Mengejutkan

Maria Tan (32), misalnya, mengaku menyempatkan diri membeli buku sebelum memasukkannya ke dalam drop box donasi.

“Saya pilih Harry Potter dan Batu Bertuah sama Ensiklopedia Sains Anak. Selain seru, buku ini bisa bikin anak-anak belajar tanpa merasa dipaksa,” ujarnya.

Menurut Michelle, membaca dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membuka cara berpikir anak-anak terhadap dunia di sekitarnya.

Hal serupa dilakukan oleh pasangan muda Reza (30) dan Nadya (28). Keduanya terlihat membawa beberapa buku pelajaran yang masih baru, lengkap dengan sampul plastik yang belum dibuka.

“Kami donasikan Bahasa Inggris SMA dan Fisika Dasar. Semoga bisa bantu mereka mengejar pelajaran dan punya peluang yang sama seperti kita,” kata Reza.

Baca Juga:Luncurkan Program BRInita, BRI Gandeng Ahlinya

Nadya menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama untuk mengubah masa depan seseorang, sehingga akses terhadap buku harus diperluas.

Di sisi lain, tidak sedikit pengunjung yang memilih menyumbangkan alat tulis sebagai bentuk kontribusi yang tak kalah penting. Bagi sebagian orang, langkah ini dinilai lebih praktis namun tetap berdampak langsung.

“Saya fokus ke alat tulis, beli buku tulis, pulpen, sama pensil warna. Karena belajar itu dimulai dari hal paling dasar,” ujar Nadya.

Tren ini menunjukkan adanya pergeseran cara pandang masyarakat terhadap kegiatan sosial. Jika sebelumnya donasi sering dianggap sebagai aktivitas formal, kini ia hadir lebih dekat, lebih fleksibel, dan menjadi bagian dari rutinitas.

Lebih jauh, gerakan ini juga memperlihatkan bahwa ruang publik seperti kawasan lifestyle dapat berperan sebagai medium perubahan sosial. Di tempat yang sama orang menikmati waktu luang, kini mereka juga dapat berbagi harapan.

Melalui buku yang didonasikan, anak-anak panti asuhan tidak hanya mendapatkan bahan bacaan, tetapi juga kesempatan untuk melihat dunia yang lebih luas, tentang ilmu, mimpi, dan kemungkinan yang sebelumnya terasa jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak