- Nenek Ikah selamat dari dentuman keras saat bangunan tiga lantai ambruk di Kampung Ciapuh, Sukabumi, Minggu (10/5/2026).
- Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengakibatkan bangunan di dekat rumah Nenek Ikah runtuh secara bertahap.
- Dampak kejadian menyebabkan rumah Nenek Ikah rusak dan ia harus mengungsi karena ancaman bahaya longsor susulan.
Bagi Ikah, rumah bantuan rutilahu itu bukan sekadar bangunan. Di rumah itulah ia menjalani hidup seorang diri setelah anak semata wayangnya meninggal dunia.
“Kan punya anak cuma satu, meninggal,” ujar Ikah lirih.
Ketua RT setempat, Iman Kurnia, mengatakan warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan karena area sekitar bangunan ambruk masih dianggap berpotensi membahayakan.
Selain menerima bantuan rutilahu pada 2022, Ikah juga diketahui menjadi penerima bantuan BPJS dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi hingga saat ini. Namun kini, rumah yang dulu dibangun agar ia bisa tinggal lebih layak justru tak lagi dapat dihuni karena ancaman bahaya di sekitarnya.
Baca Juga:Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah tiga lantai di Kampung Ciapuh Pasir, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, yang hanya 3 meter di rumahnya ambruk secara bertahap setelah wilayah tersebut diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.
Peristiwa itu menyebabkan sedikitnya tiga rumah warga terdampak dan membuat akses jalan di sekitar lokasi sempat dialihkan karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.