Baca 10 detik
- Kelompok Tani Cipicung di Sukabumi memulai program usaha terpadu peternakan dan pertanian bersama Star Energy Geothermal pada 2025.
- Program tersebut berhasil memproduksi 3,4 ton pupuk organik padat serta menghasilkan empat ekor anakan kambing baru.
- Anggota kelompok menerapkan sistem bagi hasil pendapatan sebesar 60 persen untuk anggota dan 40 persen untuk kas kelompok.
Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan semata sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai pelaku utama yang mengelola aset, mengembangkan usaha, dan menentukan bagaimana manfaat ekonomi yang dihasilkan digunakan untuk memperkuat kelompok.
Melalui integrasi peternakan dan pertanian, apa yang bermula dari 15 ekor kambing kini berkembang menjadi sebuah ekosistem usaha sederhana menghasilkan pendapatan, menyediakan pupuk organik, memanfaatkan sumber daya lokal, dan menciptakan modal untuk pertumbuhan berikutnya.