Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Penutupan dilakukan guna menjamin keselamatan para pendaki meski kebakaran di alun-alun Suryakancana dan Kawah Wadon sudah padam

Andi Ahmad S
Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) [Suarabogor.id]
Baca 10 detik
  • Balai Besar TNGGP menutup jalur pendakian Gunung Gede Pangrango sejak 1 September 2026 demi memulihkan ekosistem.
  • Penutupan dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran hutan susulan akibat rumput dan pohon yang mengering selama kemarau panjang.
  • Pendaftar dapat mengajukan pengembalian dana, sementara petugas dan masyarakat disiagakan untuk mengawasi pendaki ilegal yang melanggar aturan.

SuaraJabar.id - Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup sementara untuk memulihkan ekosistem pascakebakaran di Alun-Alun Suryakancana dan Kawah Wadon, sekaligus mencegah potensi kebakaran susulan di musim kemarau panjang.

Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni mengatakan, hal tersebut juga untuk mencegah kebakaran hutan selama musim kemarau panjang yang masih melanda, berdasarkan SE Kepala Balai Besar TNGGP nomor 21 tahun 2026.

Penutupan dilakukan guna menjamin keselamatan para pendaki meski kebakaran di alun-alun Suryakancana dan Kawah Wadon sudah padam, namun potensi kebakaran masih ada seiring puncak musim kemarau panjang.

"Musim kemarau membuat rumput dan pohon di kawasan taman nasional, terutama di puncak dekat kawah mengering, sehingga mudah terbakar dan dapat memicu terjadinya kebakaran akibat faktor alam dan kelalaian," katanya, Selasa (1/9/2026)

Baca Juga:Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran

Pendakian ditutup hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan karena selama musim kemarau panjang berbagai kemungkinan dapat terjadi, sehingga pemantauan dan antisipasi terus dilakukan.

Pendaki yang sudah melakukan pemesanan atau pendaftaran secara online untuk naik pada 1 September 2026 dapat mengajukan pengembalian atau refund melalui WhatsApp resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

"Para pendaki yang sudah mendaftar sejak tanggal 1 September dapat mengajukan pengembalian uang atau menjadwal ulang melalui aplikasi Simaksi TNGGP atau nomor WhatApp resmi," katanya.

Pihaknya menempatkan petugas di setiap jalur dan pintu masuk pendakian guna mencegah pendaki ilegal melakukan pendakian selama penutupan diberlakukan, termasuk melibatkan masyarakat guna melakukan pengawasan dan pelaporan.

Sanksi tegas akan diberikan ketika kedapatan pendaki yang memaksa naik secara ilegal selama penutupan, mulai dari saksi adminstrasi hingga larangan mendaki di seluruh taman nasional.

Baca Juga:Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung

"Selain petugas kami melibatkan masyarakat di kaki gunung untuk melakukan pengawasan dan pelaporan ketika mendapati pendaki ilegal selama penutupan," katanya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini