PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional gandeng UI selenggarakan PKPA berkualitas untuk perkuat kompetensi calon advokat, serta targetkan perluasan kerja sama ke berbagai kota besar di Indonesia.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat
Ketua Umum DPN PERADI Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar [Suara.com/Yasir]
Baca 10 detik
  • DPN PERADI Profesional menggandeng Universitas Indonesia untuk menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat di Jakarta pada Oktober 2026.
  • Program yang diikuti sekitar 600 peserta ini bertujuan memperbaiki kualitas pembentukan kompetensi serta karakter calon advokat.
  • PERADI Profesional berencana memperluas jaringan kemitraan program profesi serupa ke berbagai kota besar di Indonesia.

PKPA yang digelar PERADI Profesional bersama UI kali ini diikuti sekitar 600 peserta. Jumlah tersebut, menurut Harris, menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap pendidikan profesi advokat sekaligus menjadi tantangan bagi penyelenggara untuk menjaga kualitas pembelajaran.

Karena itu, PERADI Profesional berupaya memperkuat materi serta menghadirkan pengajar yang memiliki kompetensi sesuai bidang yang diajarkan.

“Kita mencoba memberikan alternatif terhadap perbaikan dari pendidikan khusus profesi advokat sebelumnya. Salah satu di antaranya kita mencari SDM yang benar-benar kompeten yang memahami tentang apa yang akan mereka ajarkan,” kata Harris.

Materi PKPA juga akan disesuaikan dengan perkembangan hukum dan peraturan perundang-undangan. Menurut Harris, dinamika regulasi menuntut pendidikan profesi advokat terus diperbarui.

Baca Juga:BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

“Materi yang disajikan ini mempunyai kualitas menyesuaikan kondisi kekinian. Karena hukum itu akan bergerak, dia dinamis, apalagi di tahun 2026,” tuturnya.

Bidik Program Profesi di Kampus

Dalam jangka panjang, PERADI Profesional berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi tidak berhenti pada penyelenggaraan PKPA. Kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi program profesi advokat yang terintegrasi dengan lingkungan perguruan tinggi.

“Nanti pada akhirnya pendidikan khusus profesi advokat ini harapan kami dari PERADI Profesional itu bisa ditingkatkan menjadi program profesi advokat yang ada di perguruan tinggi. Karena ini pendidikan profesi,” ujar Harris.

Menurut dia, organisasi advokat dan perguruan tinggi memiliki peran yang saling melengkapi. Kampus dapat memperkuat aspek akademik, sedangkan organisasi profesi memberikan perspektif mengenai praktik dan kebutuhan profesi advokat.

Baca Juga:Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Karena itu, pendidikan calon advokat tidak cukup hanya membekali peserta dengan teori hukum. Harris menekankan pentingnya tiga aspek utama, yakni etika profesi, integritas, dan kemampuan beracara.

“Etika profesi, integritas dan kemampuan mereka beracara,” katanya.

Kemampuan beracara tersebut mencakup aspek litigasi maupun nonlitigasi. Bekal tersebut dinilai penting agar calon advokat memahami tanggung jawab profesional ketika nantinya memberikan jasa hukum kepada masyarakat.

Pembukaan PKPA hasil kerja sama PERADI Profesional dan UI dijadwalkan berlangsung Sabtu (3/10/2026) di Gedung IASTH Lantai 5, Kampus UI Salemba, Jakarta.

Kerja sama tersebut menjadi tahap awal agenda PERADI Profesional memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi, dengan target menjangkau kota-kota besar hingga berbagai daerah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak